China Open 2026: Gauff vs Swiatek Berpotensi Bertemu di Perempat Final

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 12:52 WIB
China Open 2026 dimulai 30 September. Gauff dan Swiatek berpotensi bertemu di perempat final, bersama duel Rybakina dan Bencic.
China Open 2026 dimulai 30 September. Gauff dan Swiatek berpotensi bertemu di perempat final, bersama duel Rybakina dan Bencic.

LombokPost – Undian China Open 2026 menghadirkan sejumlah potensi duel menarik sejak babak awal. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kemungkinan pertemuan dua mantan juara Beijing, Coco Gauff dan Iga Swiatek, di perempat final.

China Open 2026 mulai memainkan babak utama pada Rabu, 30 September. Turnamen WTA 1000 ini menjadi bagian awal dari rangkaian dua turnamen WTA 1000 dalam kalender Asian Swing.

Elena Rybakina datang sebagai unggulan pertama, disusul Aryna Sabalenka, Coco Gauff, dan Mirra Andreeva. Keempat pemain tersebut masing-masing berada di jalur berbeda dan menjadi unggulan teratas di setiap kuarter undian China Open 2026.

Baca Juga: Leylah Fernandez Bangkit dari Ketinggalan, Tembus Final Singapore Tennis Open

Gauff merupakan juara China Open 2024. Selain petenis Amerika Serikat itu, terdapat dua mantan juara Beijing lainnya dalam undian tahun ini, yakni Swiatek yang menjadi juara pada 2023 dan Naomi Osaka yang merebut gelar pada 2019.

Gauff vs Swiatek Berpeluang Bertemu

Potensi duel Coco Gauff vs Iga Swiatek menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti jika keduanya mampu melewati babak-babak sebelumnya.

Gauff ditempatkan sebagai unggulan ketiga, sedangkan Swiatek menjadi unggulan kedelapan. Keduanya berada di kuarter kedua sehingga berpeluang bertemu di perempat final China Open 2026.

Jika duel tersebut terealisasi, pertandingan itu akan menjadi pertemuan ke-17 dalam rivalitas Gauff dan Swiatek. Swiatek sementara memimpin rekor head-to-head 11-5.

Baca Juga: Jannik Sinner vs Alexander Zverev, Persaingan World No. 1 Makin Sengit Usai US Open

Namun, Gauff memenangi satu-satunya pertemuan mereka pada 2026. Gauff mengalahkan Swiatek dalam dua set di United Cup.

Sebelum kemungkinan perempat final tersebut, perhatian pada babak pertama kuarter kedua akan tertuju pada Paula Badosa melawan Daria Kasatkina. Pertandingan itu merupakan ulangan pertemuan keduanya di US Open tahun ini.

Badosa membutuhkan dua hari dan sembilan match point untuk mengalahkan Kasatkina di babak kedua US Open setelah pertandingan sempat tertunda hujan.

Rybakina Hadapi Potensi Duel dengan Bencic

Di kuarter pertama, unggulan teratas China Open 2026, Elena Rybakina, berada dalam jalur yang berpotensi mempertemukannya dengan Belinda Bencic di perempat final.

Rybakina datang ke Beijing dengan status juara US Open dan peringkat satu dunia. Bencic, unggulan kesembilan, memimpin rekor pertemuan 2-1 atas petenis Kazakhstan tersebut.

Baca Juga: Elena Rybakina Absen di Billie Jean King Cup, Fokus Pulihkan Kondisi Usai US Open

Salah satu pertandingan babak pertama yang menarik di kuarter ini adalah Zheng Qinwen melawan petenis yang akan ditentukan dari babak kualifikasi. Zheng akan berusaha melanjutkan performa positif setelah mencapai perempat final US Open.

Selain itu, terdapat sejumlah laga lain seperti Yuliia Starodubtseva melawan Alina Charaeva, Aoi Ito kontra Kimberly Birrell, serta Sofia Kenin menghadapi Ashlyn Krueger.

Andreeva dan Noskova Satu Jalur

Kuarter ketiga juga memiliki potensi duel antara dua pemain muda, Mirra Andreeva dan Linda Noskova.

Baca Juga: Jessica Pegula Mundur dari Singapore Tennis Open 2026, Usai Jalani Jadwal Padat

Andreeva menjadi unggulan keempat, sementara Noskova ditempatkan sebagai unggulan kelima. Jika keduanya mampu melaju hingga delapan besar, mereka akan kembali bertemu di perempat final China Open.

Andreeva unggul tipis 4-2 dalam enam pertemuan sebelumnya. Pertemuan terakhir terjadi di Brisbane delapan bulan lalu, ketika Andreeva menang 5-7, 6-4, 7-5.

Babak pertama kuarter ini juga menghadirkan pertandingan yang melibatkan Janice Tjen. Petenis Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi Anhelina Kalinina.

Pertandingan lain yang menarik adalah Elena-Gabriela Ruse melawan Lilli Tagger. Pemenang laga tersebut berpotensi menghadapi Noskova pada babak kedua.

Noskova sendiri merupakan finalis China Open tahun lalu dan akan berusaha kembali melangkah jauh di Beijing.

Baca Juga: Jannik Sinner Bidik Hat-Trick Gelar Vienna, Siap Kembali Usai Absen US Open

Sabalenka dan Osaka Berpotensi Bertemu

Di kuarter keempat, unggulan kedua Aryna Sabalenka berada satu jalur dengan unggulan ke-12 Naomi Osaka. Keduanya berpotensi bertemu di perempat final China Open 2026.

Jika duel Sabalenka vs Osaka terealisasi, pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan kelima mereka sepanjang 2026. Sabalenka sementara unggul tipis 3-2 dalam rekor head-to-head.

Namun, Osaka memenangi pertemuan terakhir di Wimbledon sekaligus menghentikan tiga kekalahan beruntun dari Sabalenka.

Baca Juga: Juara US Open dan No. 1 Dunia, Elena Rybakina Kini Lolos ke WTA Finals

Sebagai mantan juara China Open, Osaka tentu memiliki catatan penting di Beijing. Sementara Sabalenka datang sebagai unggulan kedua dan menjadi salah satu kandidat utama di bagian bawah undian.

Pertandingan babak pertama lainnya di kuarter keempat antara lain Maya Joint melawan Sinja Kraus, Caty McNally kontra Dayana Yastremska, serta Petra Marcinko menghadapi Magdalena Frech.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
China Open 2026 China open WTA 1000 Coco Gauff Iga Swiatek