Aryna Sabalenka Lolos ke WTA Finals untuk Keenam Kali Beruntun

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 06:55 WIB
Aryna Sabalenka lolos ke WTA Finals 2026 untuk keenam kali beruntun. Ia kini fokus China Open dan Wuhan sebelum mengejar trofi akhir musim. (Photo by Getty Images via AFP)
Aryna Sabalenka lolos ke WTA Finals 2026 untuk keenam kali beruntun. Ia kini fokus China Open dan Wuhan sebelum mengejar trofi akhir musim. (Photo by Getty Images via AFP)

LombokPost – Aryna Sabalenka kembali memastikan tempat di WTA Finals 2026. Hasil konsisten sepanjang musim mengantarkan petenis Belarusia itu lolos ke turnamen penutup musim untuk keenam kalinya secara beruntun, sekaligus memperpanjang catatan aktif terpanjang di WTA Tour.

Kepastian tersebut diraih Sabalenka pada Selasa (29/9). Tiket ke WTA Finals 2026 menjadi buah dari konsistensi sepanjang musim, meski perjalanan Sabalenka tahun ini juga diwarnai sejumlah hasil yang tidak sesuai harapan.

"Semua kerja keras, dedikasi, disiplin, dan konsistensi benar-benar membawa saya pada angka yang luar biasa ini. Saya sangat antusias bisa kembali ke WTA Finals dan siap untuk dorongan terakhir di musim ini," kata Sabalenka kepada wtatennis.com.

Baca Juga: Jannik Sinner Mundur dari China Open 2026, Cedera Lutut Belum Pulih

Sabalenka masih mencatat sejumlah statistik impresif pada 2026. Ia memimpin dengan 19 kemenangan pertandingan di ajang Grand Slam dan berada di posisi ketiga untuk kemenangan di babak utama sepanjang musim dengan 46 kemenangan, hanya di belakang Jessica Pegula dan Elena Rybakina.

Petenis peringkat dua dunia itu juga mengoleksi 41 kemenangan straight sets, unggul sembilan kemenangan dari Mirra Andreeva yang berada di posisi kedua.

Konsistensi Antarturnamen Antar Sabalenka ke WTA Finals

Salah satu titik penting musim Sabalenka terjadi pada Maret ketika ia menjuarai Miami Open. Kemenangan atas Coco Gauff di final melengkapi keberhasilannya meraih Sunshine Double, setelah sebelumnya menjadi juara Indian Wells.

Baca Juga: Leylah Fernandez Bangkit dari Ketinggalan, Tembus Final Singapore Tennis Open

Keberhasilan tersebut membuat Sabalenka masuk daftar singkat petenis putri yang mampu menyapu gelar Indian Wells dan Miami dalam satu musim.

Namun, perjalanan Sabalenka setelah itu tidak selalu mulus. Ia mencapai dua perempat final dari tiga turnamen lapangan tanah liat dan kemudian tersingkir di babak 16 besar Wimbledon setelah kalah dari Naomi Osaka.

Sabalenka datang ke US Open dengan status juara bertahan dua kali. Ia kembali mencapai final di New York, tetapi kehilangan posisi nomor satu dunia setelah Rybakina memastikan peringkat tersebut sebelum keduanya bertemu di final.

Rybakina kemudian mengalahkan Sabalenka di final US Open. Hasil itu melanjutkan rangkaian kemenangan Rybakina atas Sabalenka setelah sebelumnya menang di final WTA Finals 2025 dan final Australian Open 2026.

Meski demikian, US Open menjadi titik balik bagi Sabalenka. Ia mengaku kembali merasakan kegembiraan bermain tenis setelah sempat mengalami periode yang menguras fisik dan mental.

"Di US Open, itu adalah momen ketika saya mulai merasa lebih sehat dan lebih kuat. Saya benar-benar menikmati bermain tenis. Saya kembali mendapatkan pola pikir saya. Secara fisik saya menjadi lebih baik," ujar Sabalenka.

Baca Juga: Jannik Sinner vs Alexander Zverev, Persaingan World No. 1 Makin Sengit Usai US Open

Menurut Sabalenka, kondisi fisik yang lebih baik membuatnya kembali percaya diri untuk bertarung di lapangan.

"Ketika secara fisik Anda bisa mengandalkan tubuh sendiri, itu benar-benar terasa melegakan. Anda merasa lebih baik untuk keluar dan bertarung. Saya kembali menikmati perjuangan. Itu menjadi titik perubahan terbesar," lanjutnya.

Masih Memburu Gelar WTA Finals

Kepastian tampil di WTA Finals 2026 membuka kembali peluang Sabalenka untuk mengejar trofi yang belum pernah diraihnya.

Baca Juga: Jannik Sinner Bidik Hat-Trick Gelar Vienna, Siap Kembali Usai Absen US Open

Dalam lima penampilan sebelumnya, Sabalenka mencatat 12 kemenangan dan sembilan kekalahan. Ia dua kali mencapai final, tetapi belum mampu mengangkat trofi.

Pada WTA Finals 2022, Sabalenka mengalahkan tiga pemain Top 3, yakni Iga Swiatek, Ons Jabeur, dan Jessica Pegula, sebelum dikalahkan Caroline Garcia di final.

Setahun lalu di Riyadh, Sabalenka kembali mencapai partai puncak. Namun, Rybakina tampil sebagai juara setelah mengalahkannya dua set langsung.

Kini, Sabalenka kembali mendapat kesempatan untuk menuntaskan target tersebut di WTA Finals 2026.

"Saya suka berada di Los Angeles dan Palm Springs sangat indah. Saya biasanya sangat menikmati berada di Amerika Serikat, jadi saya sangat antusias untuk kembali dan semoga hasilnya bisa sama seperti Indian Wells pada Maret," kata Sabalenka.

Fokus China Open dan Wuhan

Sebelum menuju WTA Finals, Sabalenka masih memiliki agenda penting dalam rangkaian turnamen Asia. Ia mengawali perjalanan di China Open 2026 di Beijing.

Baca Juga: Juara US Open dan No. 1 Dunia, Elena Rybakina Kini Lolos ke WTA Finals

Sabalenka menjadi unggulan kedua dalam turnamen WTA 1000 tersebut dan mendapat bye pada babak pertama. Ia akan menghadapi pemenang pertandingan Anna Bondar melawan Renata Zarazua pada babak kedua.

Karolina Muchova menjadi calon lawan Sabalenka di perempat final. Naomi Osaka juga berada di bagian undian yang sama. Jika melaju lebih jauh, Sabalenka berpotensi menghadapi Mirra Andreeva atau Linda Noskova di semifinal.

Rekor Sabalenka di turnamen besar sepanjang 2026 juga menjadi modal penting. Ia mencatat 40 kemenangan dan delapan kekalahan di Grand Slam serta babak utama WTA 1000. Di Grand Slam, rekornya 19-4 dengan dua final, yakni Australian Open dan US Open.

Baca Juga: Alexander Zverev Salip Jannik Sinner di Puncak Live Race Usai Juara US Open

Di level WTA 1000, Sabalenka mencatat 21-4 sekaligus meraih gelar Indian Wells dan Miami.

Sabalenka kemudian dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Wuhan. Ia memiliki catatan impresif di turnamen tersebut dengan 20 kemenangan dari 21 pertandingan serta tiga gelar.

Tahun lalu, Sabalenka hanya mengikuti Wuhan dalam rangkaian tur Asia karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan bermain lebih banyak turnamen. Tahun ini, ia merasa lebih siap.

"Tahun lalu ketika datang ke China, saya hanya bisa memilih satu turnamen karena secara fisik belum siap bermain dan nyaris tidak mampu menyelesaikan musim. Kali ini saya merasa lebih segar karena tidak memainkan terlalu banyak pertandingan. Saya sangat antusias untuk bermain," ujar Sabalenka.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
WTA Finals 2026 WTA Finals Aryna Sabalenka