Alcaraz Susah Payah Tekuk Michelsen, Juara Bertahan Japan Open Lolos Babak Pertama

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:38 WIB
Carlos Alcaraz susah payah mengalahkan Alex Michelsen 7-6, 4-6, 6-1 di Japan Open 2026. Juara bertahan itu selanjutnya hadapi Arnaldi. (Photo AFP)
Carlos Alcaraz susah payah mengalahkan Alex Michelsen 7-6, 4-6, 6-1 di Japan Open 2026. Juara bertahan itu selanjutnya hadapi Arnaldi. (Photo AFP)

LombokPost – Carlos Alcaraz harus bekerja keras untuk mengawali perjuangannya mempertahankan gelar Japan Open 2026. Unggulan teratas itu menundukkan Alex Michelsen 7-6 (1), 4-6, 6-1 pada babak pertama Kinoshita Group Japan Open Tennis Championships di Tokyo, Kamis (1/10).

Kemenangan Carlos Alcaraz atas Alex Michelsen tidak diraih dengan mudah. Petenis Spanyol tersebut kehilangan servis sebanyak lima kali dan sempat kesulitan menyesuaikan permainan dengan kondisi lapangan outdoor setelah sebelumnya tampil di lapangan indoor pada Laver Cup di London.

Namun, Alcaraz mampu menaikkan level permainan pada momen-momen penting. Setelah kehilangan set kedua, petenis peringkat tiga PIF ATP Rankings itu tampil dominan pada set penentuan dan menyelesaikan pertandingan dalam waktu 2 jam 31 menit.

Baca Juga: China Open 2026 Kehilangan Dua Bintang, Pegula dan Juara Bertahan Anisimova Mundur

"Saya tidak bisa berlatih di luar karena hujan sampai sesi pemanasan pagi ini. Saya juga sudah lama tidak memainkan poin di lapangan outdoor, jadi rasanya cukup berbeda," kata Alcaraz.

Menurut Alcaraz, karakter bola dan lapangan outdoor Tokyo membuatnya membutuhkan penyesuaian.

"Sensasinya berbeda. Saya merasa bola datang lebih besar dan lapangan terasa sedikit lebih lambat dibandingkan lapangan indoor. Jadi, cukup aneh untuk menyesuaikan diri dan menyesuaikan permainan saya," lanjutnya.

Baca Juga: Jannik Sinner Mundur dari China Open 2026, Cedera Lutut Belum Pulih

Alcaraz Bangkit Setelah Tertinggal

Alcaraz sempat berada dalam posisi sulit ketika Michelsen unggul 4-2 pada set pertama. Namun, petenis berusia 23 tahun itu kemudian memenangi empat dari lima gim berikutnya.

Alcaraz bahkan harus menyelamatkan tiga break point ketika melakukan servis pada kedudukan 4-5. Ia kemudian gagal menutup set saat memimpin 6-5, sehingga pertandingan berlanjut ke tie-break.

Pada fase tersebut, Alcaraz menunjukkan ketenangan. Ia tampil agresif dari kedua sisi lapangan dan hanya memberikan satu poin kepada Michelsen untuk mengamankan set pertama 7-6 (1).

Michelsen tidak menyerah. Petenis Amerika Serikat yang menempati peringkat 34 dunia itu langsung mematahkan servis Alcaraz pada gim pertama set kedua.

Michelsen kemudian bangkit setelah tertinggal 2-4 dengan memenangi empat gim beruntun. Performa tersebut membuatnya mengamankan set kedua 6-4 dan memaksa Alcaraz vs Michelsen berlanjut ke set penentuan.

Alcaraz Mengamuk di Set Ketiga

Set ketiga menjadi panggung bagi Alcaraz. Juara bertahan Japan Open tersebut langsung menemukan ritme terbaiknya dan melesat hingga unggul 5-0.

Baca Juga: Leylah Fernandez Bangkit dari Ketinggalan, Tembus Final Singapore Tennis Open

Petenis Spanyol itu mulai menampilkan variasi pukulan yang menjadi ciri khasnya. Salah satu momen terbaik terjadi ketika Alcaraz melepaskan backhand slice winner dari sudut sulit untuk menciptakan break point pertama pada kedudukan 1-0, 30/30.

Michelsen tidak mampu mengimbangi peningkatan permainan tersebut. Alcaraz akhirnya mengamankan set ketiga 6-1 sekaligus memastikan tiket ke babak kedua Japan Open 2026.

Kemenangan tersebut merupakan pertemuan pertama Alcaraz dan Michelsen di Lexus ATP Head2Head. Hasil itu juga membuat Alcaraz mencatat rekor sempurna 6-0 di Ariake Coliseum setelah menjadi juara pada debutnya di Tokyo tahun lalu.

Baca Juga: Jannik Sinner vs Alexander Zverev, Persaingan World No. 1 Makin Sengit Usai US Open

Alcaraz Tantang Arnaldi

Pada babak kedua Japan Open 2026, Alcaraz akan menghadapi petenis Italia Matteo Arnaldi.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan Alcaraz untuk memperpanjang rekor sempurnanya atas Arnaldi. Keduanya sudah dua kali bertemu sebelumnya, masing-masing di US Open 2023 dan Indian Wells 2024, dengan Alcaraz selalu keluar sebagai pemenang.

Bagi Alcaraz, pertandingan melawan Arnaldi juga menjadi laga penting untuk kembali menemukan konsistensi setelah melewati duel ketat melawan Michelsen.

"Saya sedikit frustrasi karena tidak bisa memainkan permainan dan gaya saya, serta bermain agresif. Itu cukup sulit. Tetapi saya senang bisa menerima dan memahami bagaimana saya harus bermain untuk akhirnya meraih kemenangan," ujar Alcaraz.

Ia menambahkan, kemenangan tersebut penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Baca Juga: Elena Rybakina Absen di Billie Jean King Cup, Fokus Pulihkan Kondisi Usai US Open

"Sangat penting mendapatkan perasaan ini untuk babak selanjutnya dan mengetahui apa yang harus saya lakukan pada pertandingan-pertandingan berikutnya," pungkasnya.

 

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : atptour.com
Alex Michelsen Carlos Alcaraz Japan Open 2025 ATP 500