Sabalenka Menggila di China Open 2026, Cetak 36 Winners dalam 62 Menit

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:54 WIB
Aryna Sabalenka tampil dominan di China Open 2026 dengan 36 winners dan 11 ace. Ia menang atas Renata Zarazua hanya dalam 62 menit. (Photo by AFP)
Aryna Sabalenka tampil dominan di China Open 2026 dengan 36 winners dan 11 ace. Ia menang atas Renata Zarazua hanya dalam 62 menit. (Photo by AFP)

LombokPost – Aryna Sabalenka langsung menunjukkan tajinya setelah kembali bertanding usai final US Open. Petenis Belarus itu tampil dominan pada laga pembuka China Open 2026 dengan menghancurkan Renata Zarazua 6-1, 6-3, Jumat (2/10).

Tidak butuh waktu lama bagi Aryna Sabalenka untuk menemukan kembali permainan terbaiknya. Hanya dalam 62 menit, petenis nomor dua dunia itu mengamankan tiket ke babak ketiga China Open 2026.

Yang paling mencolok adalah jumlah winner yang dihasilkan Sabalenka. Ia mencatat 36 winners, bahkan dua lebih banyak dibandingkan total poin yang dimenangkan Zarazua sepanjang pertandingan, yakni 34 poin.

Baca Juga: Rybakina Jadi Nomor 1 Dunia, China Open 2026 Jadi Ujian Pertama

“Saya tentu senang dengan level permainan yang saya tampilkan. Tidak banyak yang bisa dikeluhkan. Saya senang dengan fokus, kondisi fisik, dan penampilan saya. Senang bisa lolos,” kata Sabalenka.

Kemenangan tersebut memperbaiki rekor Sabalenka vs Zarazua menjadi 2-0 di level WTA Tour. Menariknya, kemenangan pertama Sabalenka atas Zarazua terjadi di Brisbane tahun lalu dan berlanjut dengan gelar juara di turnamen tersebut.

36 Winners dan 11 Ace

Sabalenka langsung menekan sejak gim pertama. Ia mematahkan servis Zarazua untuk unggul 2-0 melalui forehand return winner.

Baca Juga: Djokovic Kembali Menang di Beijing, Rekor Sempurna China Open Berlanjut

Petenis Belarus itu kembali melakukan break untuk memimpin 5-1 setelah menghasilkan forehand return winner. Sebuah backhand winner kemudian memberinya set point sebelum forehand passing shot memastikan set pertama 6-1 dalam 31 menit.

Memasuki set kedua, Zarazua sempat membuka set dengan mempertahankan servis. Namun, Sabalenka kemudian menyapu 12 poin secara beruntun untuk mengambil kendali dan unggul 3-1.

Zarazua masih berusaha memberikan perlawanan. Namun, Aryna Sabalenka terlalu konsisten dan agresif. Ia menutup pertandingan dengan kemenangan straight sets 6-1, 6-3.

Salah satu kunci dominasi Sabalenka adalah servis. Ia hanya kehilangan tiga poin dari 25 poin pada servis pertama, atau mencatat efektivitas 88 persen. Pada servis kedua, Sabalenka juga memenangkan 10 dari 14 poin atau 71 persen.

Lebih impresif lagi, Sabalenka melepaskan 11 ace dan tidak memberikan satu pun peluang break point kepada Zarazua.

Rekor Sabalenka di China Terus Menguat

Kemenangan di China Open 2026 juga memperpanjang catatan impresif Sabalenka ketika bermain di turnamen WTA di China.

Baca Juga: Undian China Open 2026: Zverev dan Djokovic Berpeluang Bentrok di Delapan Besar

Sabalenka kini memiliki rekor 43 kemenangan dan sembilan kekalahan di turnamen WTA yang digelar di China, di luar kompetisi beregu. Persentase kemenangannya mencapai 82,7 persen.

Catatan tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah WTA. Hanya Coco Gauff dengan 88 persen, Serena Williams 83,3 persen, dan Iga Swiatek 83,3 persen yang memiliki persentase kemenangan lebih tinggi di turnamen WTA di China.

Sabalenka juga masih menjadi pemain dengan persentase kemenangan tertinggi di WTA Tour sepanjang musim 2026.

Baca Juga: China Open 2026: Gauff vs Swiatek Berpotensi Bertemu di Perempat Final

Dengan rekor 47 kemenangan dan sembilan kekalahan, Sabalenka mencatat persentase kemenangan 83,9 persen. Karolina Muchova berada di posisi berikutnya dengan 40 kemenangan dan 10 kekalahan atau 80 persen.

Namun, Sabalenka masih memiliki pekerjaan rumah di Beijing. Dalam tiga penampilan sebelumnya di China Open, ia selalu mampu mencapai perempat final, tetapi belum pernah melangkah lebih jauh.

Kini, penampilan impresif melawan Zarazua membuka peluang bagi Sabalenka untuk memperbaiki catatan tersebut.

Sabalenka Juga Unggul dalam Statistik Winners

Dominasi Aryna Sabalenka tidak hanya terlihat dari skor. Statistik winner dan kesalahan sendiri juga menunjukkan efektivitas permainannya.

Setelah mencatat selisih positif 22 antara winner dan unforced errors pada pertandingan melawan Zarazua, Sabalenka kini memiliki selisih +99 pada turnamen WTA 1000 sepanjang musim 2026.

Angka tersebut menjadi yang terbaik di WTA Tour tahun ini. Clara Tauson berada di belakangnya dengan selisih +22.

Baca Juga: China Open 2026 Kehilangan Dua Bintang, Pegula dan Juara Bertahan Anisimova Mundur

Catatan tersebut semakin mempertegas kualitas agresivitas Sabalenka di level WTA 1000. Pada pertandingan pertamanya di China Open 2026, ia mampu mengubah agresivitas menjadi poin-poin penting tanpa memberikan banyak kesempatan kepada lawan.

Hadapi Nikola Bartunkova

Langkah Sabalenka di China Open 2026 selanjutnya akan menghadirkan tantangan dari unggulan ke-26, Nikola Bartunkova. Petenis muda Ceko tersebut melaju ke babak ketiga setelah mengalahkan Magdalena Frech 6-2, 6-2.

Sabalenka dan Bartunkova baru sekali bertemu sebelumnya. Pertemuan tersebut terjadi di perempat final Berlin pada musim ini.

Baca Juga: Jannik Sinner Mundur dari China Open 2026, Cedera Lutut Belum Pulih

Sabalenka sempat tertinggal jauh 2-6, 0-4 dalam pertandingan tersebut sebelum bangkit dan akhirnya merebut kemenangan.

Kini, Sabalenka vs Nikola Bartunkova kembali tersaji di China Open 2026. Setelah tampil dominan dengan 36 winners dan 11 ace saat menghadapi Zarazua, Sabalenka akan berusaha melanjutkan performanya untuk mengejar hasil terbaik di Beijing.

 

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
China Open 2026 China open Aryna Sabalenka Renata Zarazua WTA 1000