Bartunkova Tekuk Sabalenka, Dua Unggulan Teratas China Open 2026 Tersingkir

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:52 WIB
Nikola Bartunkova membuat kejutan di China Open 2026 dengan menyingkirkan Aryna Sabalenka. Petenis 20 tahun itu melaju ke 16 besar. (Photo AFP)
Nikola Bartunkova membuat kejutan di China Open 2026 dengan menyingkirkan Aryna Sabalenka. Petenis 20 tahun itu melaju ke 16 besar. (Photo AFP)

LombokPost – Kejutan besar kembali mewarnai China Open 2026. Sehari setelah petenis nomor satu dunia Elena Rybakina tersingkir, giliran unggulan kedua Aryna Sabalenka yang harus angkat koper lebih cepat.

Sabalenka disingkirkan unggulan ke-26 Nikola Bartunkova pada babak ketiga di Beijing, Ahad (4/10). Petenis Republik Ceko itu menang dua set langsung, 6-4, 6-3, dalam waktu 1 jam 35 menit.

Bagi Bartunkova, kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Petenis berusia 20 tahun itu kini menempati peringkat terbaik sepanjang karier, yakni No. 34 dunia.

Baca Juga: Sabalenka Menggila di China Open 2026, Cetak 36 Winners dalam 62 Menit

Bartunkova langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan dengan mematahkan servis Sabalenka.

Pada gim keenam, dia kembali berada dalam tekanan setelah Sabalenka memperoleh lima peluang break. Namun, Bartunkova mampu menyelamatkan seluruhnya untuk mempertahankan keunggulan 4-2.

Dia sempat gagal memanfaatkan tiga peluang untuk melakukan double break pada gim berikutnya. Namun, Bartunkova tetap tenang dan mengamankan dua gim servis berikutnya tanpa kehilangan poin untuk menutup set pertama 6-4.

Baca Juga: Andreeva dan Noskova Lolos ke Babak Ketiga China Open 2026, Berpeluang Bertemu di Perempat Final

Sabalenka Tak Berkutik

Bartunkova kembali menjadi pemain pertama yang mendapatkan break pada set kedua. Dia unggul 3-1 dan mulai semakin nyaman mengontrol pertandingan.

Sabalenka tidak mendapatkan satu pun break point sepanjang set kedua.

Sebaliknya, Bartunkova kembali mematahkan servis lawannya pada gim kesembilan untuk memastikan kemenangan 6-4, 6-3.

Salah satu statistik paling mencolok adalah kegagalan Sabalenka mengonversi satu pun break point.

Sabalenka sebenarnya mendapatkan lima break point pada set pertama. Namun, seluruh peluang tersebut berhasil diselamatkan Bartunkova.

“Saya tahu dia sangat berbakat dan bergerak dengan baik di lapangan. Dia juga memiliki servis yang bagus, jadi Anda harus memanfaatkan peluang,” kata Sabalenka seusai pertandingan.

Baca Juga: Zheng Qinwen Menang Dramatis di China Open 2026, Cetak 5 Catatan Penting

Menurut Sabalenka, kondisi lapangan juga cukup menyulitkan karena perbedaan antara sisi lapangan yang terkena cahaya dan sisi yang teduh.

“Saya tidak bagus dalam hal itu hari ini,” ujarnya.

Kemenangan Terbesar Bartunkova

Bartunkova menyebut kemenangan atas Sabalenka sebagai kemenangan terbesar dalam kariernya.

Baca Juga: Zverev Menang di China Open 2026, Makin Dekat dengan Nomor 1 Dunia

“Saya rasa ini adalah kemenangan terbesar dalam karier saya,” kata Bartunkova.

Kemenangan tersebut menjadi kali kedua Bartunkova menembus babak 16 besar turnamen WTA 1000. Sebelumnya, dia juga mencapai fase yang sama di Roma sebelum dikalahkan Elina Svitolina, yang kemudian menjadi juara.

Bartunkova juga mencatat kemenangan keduanya atas pemain Top 10 dunia.

Kemenangan Top 10 pertamanya terjadi pada Australian Open tahun ini ketika dia mengalahkan Belinda Bencic yang saat itu menduduki peringkat 10 dunia.

Secara keseluruhan, Bartunkova kini memiliki rekor 2-5 menghadapi pemain Top 10.

“Saya menjalani tahun yang luar biasa. Sebelum tahun ini, saya tidak menyangka bisa bermain seperti ini dan berada di posisi seperti sekarang,” ujar Bartunkova.

Meski baru berusia 20 tahun, dia memilih tidak terburu-buru.

Baca Juga: Rybakina Jadi Nomor 1 Dunia, China Open 2026 Jadi Ujian Pertama

“Saat ini saya hanya fokus pada diri sendiri dan meningkatkan permainan. Setiap pertandingan masih 50-50. Saya masih muda dan membutuhkan lebih banyak pengalaman. Itu tujuan saya sekarang,” katanya.

Sabalenka Masih Kesulitan di Beijing

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan kurang meyakinkan Sabalenka di China Open.

Sabalenka memang sudah tiga kali mencapai perempat final Beijing, yakni pada 2018, 2023, dan 2024.

Baca Juga: Djokovic Kembali Menang di Beijing, Rekor Sempurna China Open Berlanjut

Namun, dia belum pernah berhasil melangkah ke semifinal dalam lima penampilan di babak utama China Open.

Pada 2024, langkahnya dihentikan Karolina Muchova di perempat final. Setahun sebelumnya, Sabalenka kalah dari Rybakina yang akhirnya menjadi juara. Sedangkan pada 2018, dia dikalahkan Wang Qiang.

Ada catatan lain yang juga cukup mengkhawatirkan bagi Sabalenka.

Ini menjadi kekalahan keenam beruntun bagi Sabalenka ketika kehilangan set pertama. Kemenangan terakhirnya setelah kalah di set pembuka terjadi saat menghadapi Bartunkova sendiri di Berlin.

Sepanjang 2026, Sabalenka memiliki rekor 3-7 ketika kehilangan set pertama.

Baca Juga: Undian China Open 2026: Zverev dan Djokovic Berpeluang Bentrok di Delapan Besar

Dua Unggulan Teratas Tersingkir

Tersingkirnya Sabalenka membuat China Open mencatat statistik langka.

Untuk pertama kalinya dalam 12 tahun, unggulan pertama dan kedua gagal mencapai babak 16 besar China Open.

Kali terakhir hal tersebut terjadi pada 2015. Saat itu unggulan pertama Simona Halep dikalahkan Lara Arruabarrena, sementara unggulan kedua Petra Kvitova tersingkir di tangan Sara Errani.

Baca Juga: China Open 2026: Gauff vs Swiatek Berpotensi Bertemu di Perempat Final

Dengan Rybakina dan Sabalenka sama-sama tersingkir, persaingan di Beijing kini semakin terbuka.

Bagi Bartunkova, kemenangan tersebut sekaligus menambah catatan impresif musim ini.

Kemenangan atas Sabalenka merupakan kemenangan ke-22 Bartunkova sepanjang musim 2026. Sebanyak 16 di antaranya diraih di lapangan keras.

Catatan tersebut membuat 2026 menjadi musim terbaik dalam kariernya sejauh ini.

Selanjutnya Hadapi Kraus

Perjalanan Bartunkova di China Open belum selesai.

Dia akan menghadapi petenis Austria Sinja Kraus untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

Baca Juga: China Open 2026 Kehilangan Dua Bintang, Pegula dan Juara Bertahan Anisimova Mundur

Kraus melaju setelah mengalahkan Dayana Yastremska 6-1, 6-4.

Bartunkova memiliki modal positif sebelum pertemuan tersebut. Dia sudah pernah menghadapi Kraus sekali, yakni di Hechingen pada 2025, dan berhasil meraih kemenangan.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
Nikola bartunkova China Open 2026 hasil china open 2026 Aryna Sabalenka WTA 1000