LombokPost – Dua mantan juara US Open, Bianca Andreescu dan Sloane Stephens, menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah meraih gelar pada akhir pekan. Kemenangan tersebut mendongkrak peringkat WTA keduanya sekaligus mendekatkan mereka menuju jajaran 100 besar dunia.
Andreescu, juara US Open 2019, menjuarai Rovereto Open Città della Pace, turnamen WTA 125 di Italia. Sementara itu, Stephens, kampiun US Open 2017, merebut gelar ITF W100 Edmond di Oklahoma, Amerika Serikat.
Kedua petenis tersebut sama-sama berusaha kembali ke performa terbaik setelah mengalami periode sulit. Gelar yang diraih Andreescu dan Stephens menjadi modal penting dalam upaya memperbaiki peringkat WTA dan kembali bersaing di level tertinggi tenis putri.
Baca Juga: Jessica Pegula dan Coco Gauff Lolos ke WTA Finals Indian Wells 2026, AS Kirim Banyak Wakil
Andreescu Bangkit dari Ketertinggalan, Raih Gelar WTA 125
Bianca Andreescu tampil impresif pada final Rovereto Open Città della Pace. Petenis Kanada berusia 26 tahun itu bangkit dari ketertinggalan 2-5 pada set pertama sebelum mengalahkan unggulan keenam Dominika Salkova dengan skor 7-6(2), 6-2.
Gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar Andreescu sepanjang musim ini sekaligus gelar paling signifikan sejak menjuarai US Open 2019, satu-satunya gelar Grand Slam tunggal dalam kariernya hingga kini.
Perjalanan Andreescu menuju trofi di Italia juga tidak mudah. Dia mencatatkan tiga kemenangan atas petenis unggulan, termasuk saat menyingkirkan unggulan pertama Antonia Ruzic dan unggulan kelima Lucrezia Stefanini.
Baca Juga: Rybakina Pimpin Daftar Bintang Toray Pan Pacific Open 2026 di Tokyo, Persaingan WTA Finals Memanas
Sebelumnya, Andreescu juga mengoleksi gelar turnamen ITF W35 dan W75 pada dua bulan pertama musim ini. Kemenangan di Rovereto menambah jumlah gelar tunggal profesionalnya menjadi 12 di berbagai level kompetisi.
Hasil tersebut berdampak langsung pada peringkat WTA Andreescu. Dia naik 36 posisi ke peringkat ke-132 dunia, posisi tertingginya sejak menempati peringkat ke-127 pada April lalu.
Kebangkitan Andreescu menjadi salah satu perkembangan menarik dalam persaingan tenis putri. Dengan tambahan gelar WTA 125 dan kenaikan peringkat, mantan juara US Open itu semakin dekat dengan target kembali ke 100 besar dunia.
Stephens Kembali Angkat Trofi Setelah Dua Tahun
Sementara Andreescu berjaya di Italia, Sloane Stephens meraih gelar ITF W100 Edmond di Oklahoma. Mantan petenis nomor tiga dunia sekaligus juara US Open 2017 itu mengalahkan petenis berusia 16 tahun, Kristina Liutova, pada partai final.
Gelar ini menjadi trofi pertama Stephens sejak menjuarai turnamen WTA 250 di Rouen pada 2024. Kemenangan tersebut sekaligus menambah koleksi gelar tunggal profesionalnya menjadi 11 di seluruh level kompetisi.
Perjalanan Stephens sepanjang musim ini menunjukkan perubahan signifikan. Dia memulai tahun di luar peringkat 1.000 dunia, tetapi keberhasilan menjuarai turnamen di Edmond membawanya naik 15 posisi ke peringkat ke-118.
Baca Juga: Aryna Sabalenka Lolos ke WTA Finals untuk Keenam Kali Beruntun
Posisi tersebut menjadi peringkat terbaik Stephens sejak Februari 2025. Meski belum menembus 100 besar, hasil di Edmond membuka peluang bagi petenis Amerika Serikat itu untuk terus memperbaiki posisinya.
Dua Mantan Juara US Open Kejar 100 Besar WTA
Keberhasilan Bianca Andreescu dan Sloane Stephens meraih gelar pada akhir pekan memberikan dorongan penting bagi perjalanan mereka kembali ke jajaran elite tenis putri.
Andreescu kini menempati peringkat ke-132 dunia setelah naik 36 posisi, sedangkan Stephens berada di peringkat ke-118 setelah meningkat 15 posisi. Keduanya masih harus melewati sejumlah tahapan untuk kembali menembus 100 besar WTA.
Baca Juga: WTA Finals 2027-2029 Punya Rumah Baru, Charlotte Resmi Jadi Tuan Rumah
Bagi Andreescu, gelar Rovereto menjadi pengingat akan potensi yang pernah membawanya menjuarai US Open. Sementara itu, Stephens kembali menemukan momentum setelah penantian panjang untuk mengangkat trofi.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com