LombokPost – Rangkaian acara Bunny Beach Carnival #1 (BBC#1) pada 18–20 Juli 2025 berjalan semarak. Salah satu rangkaian acaranya adalah karnaval Putri Mandalika, putri Lotus serta iringan musik tradisional Gendang Beleq, Sabtu (19/7). Acara ini menyedot perhatian para wisatawan asing yang sedang berlibur di Gili Trawangan.
”Acara yang unik. Senang bisa melihat langsung budaya masyarakat yang ada di sini,” ujar Joanna, salah satu wisatawan asal Belanda kepada Lombok Post.
Dia dan beberapa rekannya bahkan sampai rela mengikuti iringan pawai dan karnaval ini dari jalan depan Mala Resort hinga ke lokasi Rabbit Jump yang merupakan Beach Club terbesar di Gili Trawangan. Para wisatawan mengabadikan gambar hingga membuat video iringan karnaval yang berlangsung.
”Ini baru pertama kali kami melihat alat musik seperti ini yang dibawakan banyak orang. Senang bisa melihat secara langsung,” timpa Kevin, wisatawan lainnya.
Sebelum karnaval dimulai, terlebih dulu Putri Mandalika, Putri Lotus beserta para peserta mengelilingi Gili Trawangan menggunakan Cikar. Ini merupakan rangkaian untuk menginformasikan kepada pengunjung terkait Bunny Beach Carnival perdana yang dilaksanakan sebagai perayaan Hari Jadi Rabbit Jump.
Selain karnaval Putri Mandalika dan Gendang Beleq, sejumlah rangkaian acara tak kalah seru juga mewarnai acara ini. HM, ketua penyelenggara BBC#1 menjelaskan jika Bunny Beach Carnival merupakan perayaan hari jadi Rabbit Jump dan menjadi penampilan perdana yang mengusung konsep Modern Etnik, yaitu perpaduan antara musik elektronik internasional dan budaya lokal khas Lombok.
Berlangsung di Bunny Beach—pantai ikonik tempat wisatawan berburu sunset—BBC#1 dirancang untuk menyuguhkan pengalaman unik dan mendalam bagi para pengunjung. Dengan latar deburan ombak tropis dan langit jingga Gili Trawangan, suasana magis akan menyelimuti panggung terbuka tempat acara berlangsung.
”Melalui Bunny Beach Carnival #1, kami ingin menunjukkan bahwa keindahan modern dapat hidup berdampingan dengan akar budaya. Justru, dengan menggabungkan keduanya, kami membuka ruang bagi generasi muda dan wisatawan untuk menyerap dan merayakan budaya Indonesia secara segar dan relevan,” ujar HM, atau yang biasa disapa Yudi.
Dengan sentuhan audio visual modern dan elemen budaya lokal, BBC#1 menjadi wujud eksplorasi artistik yang mengangkat budaya Nusantara ke panggung global. Konsep ini sejalan dengan misi Rabbit Jump sebagai destinasi gaya hidup pantai yang tidak hanya menyajikan hiburan modern, tetapi juga merawat kearifan lokal.
Acara akan digelar setiap hari mulai pukul 15.00 Wita hingga pukul 00.00 Wita. Selain pertunjukan, pengunjung juga bisa menikmati beragam aktivitas pantai dan kuliner khas dalam suasana tropis yang santai dan ramah lingkungan. “BBC#1 bukan sekadar festival musik. Ini adalah ruang kolaborasi budaya yang inklusif dan kreatif. Kami ingin wisatawan datang tidak hanya untuk menikmati hiburan, tapi juga untuk memahami dan menghargai warisan budaya Lombok,” sambung HM.
Rabbit Jump berharap acara ini mampu memperkuat posisinya sebagai bagian dari destinasi wisata unggulan di Gili Trawangan. Sekaligus, memperkenalkan wajah baru pariwisata yang tidak hanya eksotik dan modern, tetapi juga berakar kuat pada budaya lokal. Penyelenggara juga mengajak pelaku UMKM lokal untuk terlibat dalam festival ini melalui booth produk dan makanan khas, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Editor : Siti Aeny Maryam