Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Seru-Seruan Menikmati Keindahan Sembalun dengan Bermain ATV

Umar Wirahadi • Minggu, 27 Juli 2025 | 16:35 WIB
SERU-SERUAN: Pengunjung didampingi pemandu saat menjajal ATV mengelilingi keindahan Sembalun dengan rute sejauh 10 kilometer.
SERU-SERUAN: Pengunjung didampingi pemandu saat menjajal ATV mengelilingi keindahan Sembalun dengan rute sejauh 10 kilometer.

LombokPost – Sembalun, tempat wisata di kaki Gunung Rinjani tidak hanya menawarkan petik stroberi dan selfie.

Kini, Sembalun juga memiliki olahraga ekstrem yaitu bermain ATV. Aktivitas ini menawarkan sensasi petualangan yang menantang.

Pengunjung akan menjajal rute yang cukup ekstrem sejauh 10 kilometer.

Bermain ATV start dari Desa Sembalun Lawang. Peserta akan menyusuri rute yang cukup menantang dan curam.

Awalnya ATV melintasi jalan irigasi milik petani Sembalun. Di sepanjang jalan ini pengunjung dimanjakan dengan hijaunya panorama alam Sembalun.

Mulai dari kebun stroberi, kebun bunga, bawang dan aneka tanaman sayur-sayuran lainnya.

Di sini, pengunjung bisa berhenti untuk sekedar berfoto dengan latar belakang perbukitan dan hijaunya pemandangan.

Di persawahan dan ladang hijau yang terhampar, tampak para petani stroberi dan sayur-sayuran sedang merawat tanamannya. 

"Asyik sekali pemandangannya," kata Aqila, salah seorang pengunjung.

Setelah puas berswafoto, pengunjung bisa kembali melanjutkan perjalanan. ATV berkapasitas 150 CC itu itu kembali melintasi jalan irigasi sejauh sekitar dua kilometer. 

Setelah itu, pengunjung akan melintasi kebun bambu. Di sini pengunjung juga bisa mengeksplor keindahan kebun bambu dengan kembali berswafoto.

Setelah puas menikmati kebun bambu, pemandu akan mengajak pengunjung untuk parkir ATV sejenak. 

PACU ADRENALIN: Berkeliling menaiki ATV adalah cara lain menikmati keindahan Sembalun.
PACU ADRENALIN: Berkeliling menaiki ATV adalah cara lain menikmati keindahan Sembalun.

Mereka diajak masuk mengelilingi Rumah Adat Desa Belek, Sembalun Lawang. Tempat ini diyakini sebagai rumah adat pertama di Sembalun.

Bahkan warga Sembalun meyakini dari kampung kuno inilah nenek moyang orang Sembalun berasal.

Menariknya, kampung yang sudah berusia ratusan tahun itu hanya berisi tujuh rumah. Keasrian rumah masih terjaga hingga kini.

Lantainya terbuat dari kotoran sapi, dindingnya berupa pagar bambu dan atap ilalang.

"Warga di sini sangat menjaga keaslian bangunan. Tidak boleh ada unsur modern dalam bangunan ini," kata Hirzan, pemandu wisata.

Puas menjajal bangunan kuno, pengunjung kembali melanjutkan naik ATV. Kali ini melewati trek yang menantang dan cukup ekstrem. Yaitu melintasi badan sungai sejauh 50 meter.

Itu adalah Sungai Timba Gading, yang terletak di Desa Sembalun Timba Gading.

"Awalnya saya sempat takut melintasi trek ekstrem ini. Khawatir jatuh ke sungai. Tapi ternyata ATV sangat aman dan kuat menanjak," tutur Nur Faizah, pengunjung lainnya. 

Tidak berhenti sampai di situ. Puas menjajal rute sungai, pemandu ATV kembali mengajak pengunjung untuk menjajal rute lainnya.

Kali ini dengan melintasi jalur berbukit yang cukup curam.

Yaitu melintasi Bukit Daun Daun hingga kurang lebih 5-6 kilometer.

Jalannya menanjak dan sedikit curam.

"Meski menanjak, jangan khawatir kendaraan ATV ini sangat aman buat pengunjung. Kami memang mengutamakan keamanan," kata Manager ATV Sembalun Mini Iswandi. (*)

 

Editor : Pujo Nugroho
#olahraga ekstrem #Gunung Rinjani #atv #sembalun #adrenalin #Pariwisata