Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wajib Dikunjungi! 7 Destinasi Cap Go Meh Paling Meriah di Indonesia yang Bikin Kamu Terpukau!

Nurul Hidayati • Selasa, 10 Februari 2026 | 08:55 WIB
Berbagai pernak pernik Imlek dan Cap Go Meh, beberapa waktu lalu. (KEMENPAR RI)
Berbagai pernak pernik Imlek dan Cap Go Meh, beberapa waktu lalu. (KEMENPAR RI)

LombokPost - Indonesia bersiap menyambut kemeriahan Cap Go Meh yang jatuh pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek.

Di tahun 2026, perayaan ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan, menciptakan momen toleransi yang luar biasa di berbagai penjuru nusantara.

​Kementerian Pariwisata RI merekomendasikan tujuh destinasi utama bagi wisatawan yang ingin merasakan langsung kemegahan budaya Tionghoa berpadu tradisi lokal.

​Bogor (Bogor Street Festival): Digelar di sepanjang Jalan Suryakencana, festival tahun ini tampil beda karena dilaksanakan malam hari setelah salat tarawih.

Ini menjadi simbol kerukunan antarumat beragama di Kota Hujan.

​Singkawang (Pawai Tatung): Pusat perayaan Cap Go Meh terbesar di dunia ini tetap menjadi primadona dengan parade Tatung yang menunjukkan kekebalan tubuh, sebuah akulturasi budaya Tionghoa dan Dayak.

​Semarang (Pasar Imlek Semawis): Wisatawan dapat menikmati ragam kuliner khas seperti Lumpia Cap Go Meh sambil menonton berbagai pertunjukan seni di kawasan Pecinan.

​Jakarta (Glodok & PIK): Ibu kota menawarkan kemeriahan di kawasan historis Glodok dan nuansa modern di Pantai Indah Kapuk (PIK) dengan atraksi barongsai dan Liong UV.

​Makassar (Jappa Jokka): Mengambil nama dari bahasa Makassar dan Bugis yang berarti "jalan-jalan", festival ini menghadirkan kirab budaya hingga Heritage Run di sepanjang Jalan Sulawesi.

​Palembang (Pulau Kemaro): Ribuan warga menyeberangi Sungai Musi untuk berdoa di Klenteng Hok Tjing Rio yang dihiasi lampion cantik dan pertunjukan wayang potehi.

​Solo (Grebeg Sudiro): Tradisi unik yang memperebutkan gunungan kue keranjang, mencerminkan harmoni kuat antara etnis Tionghoa dan masyarakat lokal di Solo.

​Perayaan Cap Go Meh bukan sekadar pesta budaya, melainkan bukti nyata kekayaan toleransi yang mempererat persatuan Indonesia.

Editor : Redaksi Lombok Post
#barongsai #tradisi #FESTIVAL #cap go meh #destinasi