Usai hiruk-pikuk liburan panjang mereda, destinasi yang biasanya dipadati wisatawan ini kini kembali ke fitrahnya tenang, syahdu, dan menenangkan.
Bagi pengunjung yang mencari ketenangan, momen pasca-liburan adalah waktu emas.
Baca Juga: Surga Tersembunyi di Balik Letusan Tambora, Pesona Air Terjun Oi Marai yang Bikin Nagih
Lombok Post berkesempatan merasakan sensasi berkeliling perairan Nipah layaknya berada di pantai pribadi.
Tidak ada antrean perahu, tidak ada riuh rendah suara musik dari kejauhan, hanya ada suara kecipak air yang terbelah lunas perahu dan kicauan burung laut.
Daya tarik utama di sini bukan sekadar pemandangannya, melainkan keramahan para pelaku wisata yang notabene adalah nelayan lokal.
Baca Juga: Air Terjun Agal, Simfoni Alam Purba yang Tersembunyi di Desa Marente
Sambil memperbaiki jaring atau bersiap melaut, mereka dengan sigap menawarkan jasa wisata perahu. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 100 ribu, pengunjung sudah bisa menyewa satu perahu untuk mengelilingi tiga spot eksotis di perairan Nipah.
Harga yang sangat terjangkau ini sudah mencakup perjalanan pulang-pergi dengan durasi yang cukup leluasa untuk berfoto.
Perjalanan dimulai dengan menyisir garis pantai yang dihiasi jajaran pohon kelapa. Ada tiga titik singgah yang menjadi primadona dalam paket wisata singkat ini.
Baca Juga: Keajaiban Air Terjun Kalianjah, Pesona Air Putih Susu di Jantung Hutan Bayan Lombok Utara
Pertama, Gugusan Terumbu Karang. Di titik pertama, air laut begitu jernih hingga gradasi warna biru muda ke tua terlihat sangat kontras. Dari atas perahu, kita bisa melihat sekilas kehidupan bawah laut yang masih terjaga.
Kedua, Sudut Tebing Pantai. Perahu akan membawa Anda mendekati tebing-tebing karst yang menjulang kokoh, memberikan perspektif berbeda dari sekadar duduk di atas pasir pantai.
Ketiga, Goa Batu Bolong. Inilah puncak perjalanan. Sebuah celah alami di dinding tebing yang dikenal warga sebagai Goa Batu Bolong, Aroma laut yang khas berpadu dengan suara burung walet yang bersarang di langit-langit goa menciptakan suasana magis yang sulit dilupakan.
Menikmati Pantai Nipah saat ini terasa seperti sebuah kemewahan yang tersembunyi. Tanpa kerumunan massa, hamparan pasir putih dan air laut
yang tenang seolah menjadi milik sendiri.
Bagi Anda yang merindukan healing tanpa gangguan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk berkunjung. Dengan modal seratus
ribu rupiah, pengalaman menjadi “pemilik” pantai selama satu jam adalah tawaran yang sulit untuk ditolak. (ewi/r8)