Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menikmati Indahnya Pantai Mutiara Desa Pulau Kaung

Geumerie Ayu • Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:27 WIB
ABADIKAN MOMEN: Pengunjung yang tengah mengabadikan momen liburan di Pantai Mutiara, belum lama ini. (FERIAL/LOMBOK POST)
ABADIKAN MOMEN: Pengunjung yang tengah mengabadikan momen liburan di Pantai Mutiara, belum lama ini. (FERIAL/LOMBOK POST)

LombokPost – Pulau Sumbawa terus bersolek menampilkan permata tersembunyi yang siap memanjakan mata para pelancong.

Salah satu destinasi yang kini tengah naik daun dan digandrungi berbagai kalangan adalah Pantai Mutiara.

Terletak strategis di Desa Pulau Kaung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Objek wisata ini sukses memadukan eksotisme alam pesisir dengan tata kelola fasilitas modern yang ramah kantong.

Secara geografis, destinasi ini sangat mudah diakses oleh wisatawan. Pengunjung hanya perlu menempuh jarak sekitar 78 kilometer atau 1,5 jam perjalanan darat dari pusat Ibu Kota Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga: FESyar KTI 2026 Resmi Dibuka, Bank Indonesia Perkuat Sinergi Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Sementara bagi wisatawan yang masuk melalui pintu gerbang Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, Pantai Mutiara berjarak cukup dekat. Sekitar 35,3 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan.

Aksesibilitasnya cukup mulus. Hal ini membuat kawasan pesisir ini selalu dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan.

Pantai Mutiara menawarkan hamparan pasir putih yang lembut berpadu dengan jernihnya air laut berwarna biru gradasi.

Namun, magnet utama yang paling diburu oleh para pelancong adalah panorama matahari terbenam (sunset) yang memukau.

Baca Juga: BTS Hadapi Gugatan Plagiarisme di AS, Bighit Music Sebut Itu Klaim Sepihak

Berbeda dengan destinasi pesisir lainnya, momen senja di pantai ini terasa jauh lebih dramatis. Sebab didukung kesiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang yang representatif bagi kenyamanan wisatawan.

Nilai jual unik yang membuat Pantai Mutiara kian istimewa adalah letak geografisnya yang berhadapan langsung dengan Pulau Bungin. Pulau ikonik yang tersohor di jagat internasional sebagai pulau terpadat di dunia.

Dari bibir Pantai Mutiara, para pelancong dapat menyaksikan dengan jelas siluet perkampungan di atas karang tersebut. Bahkan bisa menyeberang ke Pulau Bungin dengan menyewa sampan nelayan setempat.

Tak hanya itu, pantai ini menawarkan petualangan interaktif bagi keluarga. Jika beruntung datang saat air laut sedang surut, para pengunjung dapat merasakan langsung sensasi berburu kerang dan kepiting rajungan segar di seputaran hamparan karang pantai.

Performa Pantai Mutiara sebagai salah satu destinasi unggulan baru di Kecamatan Buer tidak lepas dari andil para pelaku UMKM lokal.

Saat ini, di sepanjang garis pantai telah berdiri sejumlah lapak kuliner yang ditata dengan desain arsitektur yang estetik dan kekinian.

Baca Juga: DJP Nusra Blokir Ratusan Rekening Penunggak Pajak

Kehadiran ruang publik yang fotogenik ini berhasil menarik minat generasi muda dan keluarga. Mereka berswafoto (selfie) dan berkumpul menikmati hidangan. Bahkan banyak yang menggelar acara buka puasa bersama di saat bulan Ramadan.

Heorisme wisata murah tapi berkelas juga diterapkan pada sistem tarif. Manajemen pengelolaan menetapkan harga tiket masuk dan parkir yang sangat rasional. Yakni Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat.

Sektor kuliner yang dijajakan para pedagang lokal pun sangat bersahabat. Mulai dari harga Rp 7.000 untuk aneka camilan ringan hingga menu makanan berat berbasis tangkapan laut segar. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#Pantai Mutiara #Desa Pulau Kaung #sunset #wisata #Sumbawa