LombokPost – Bagi pencinta wisata pantai, Sumbawa Barat menyimpan banyak kejutan.
Salah satunya Pantai Jelenga di Desa Jelenga, Kecamatan Jereweh.
Jauh dari kesan destinasi yang penuh sesak, pantai ini menawarkan perpaduan pasir putih, air laut jernih, perbukitan hijau, hingga gulungan ombak yang menjadi incaran peselancar.
Pantai Jelenga berada sekitar 30 kilometer dari Taliwang, ibu kota Kabupaten Sumbawa Barat.
Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Segera Berakhir, BPS Mataram Penyisiran Terakhir Sisir Kafe hingga Usaha Rumahan
Lokasinya yang relatif tersembunyi justru menjadi daya tarik.
Perjalanan menuju pantai menjadi bagian dari petualangan karena wisatawan disuguhi panorama alam Sumbawa Barat sebelum tiba di kawasan pesisir.
Dari Pelabuhan Poto Tano, perjalanan darat membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan.
Sementara dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin di Sumbawa Besar, waktu tempuh bisa mencapai empat hingga lima jam.
Baca Juga: Penuh Kehangatan dan Gelak Tawa, Film Bapakmu Kiper Sukses Premier Perdana di Lombok
Begitu tiba, suasana tenang langsung terasa. Hamparan pasir putih berpadu dengan air laut yang jernih.
Perbukitan hijau di sekitar pantai turut memperkuat karakter lanskap Jelenga.
Sore hari menjadi salah satu waktu terbaik untuk menikmati keindahannya, terutama ketika matahari perlahan tenggelam di balik perbukitan.
Namun, Jelenga bukan sekadar tempat untuk bersantai.
Pantai ini juga memiliki magnet kuat bagi pencinta olahraga selancar.
Spot yang paling dikenal adalah Scar Reef, kawasan yang menawarkan ombak besar dan konsisten.
Baca Juga: Pelamar Relawan MotoGP 2026 Meledak 3 Kali Lipat, MGPA Rombak Alur Antrean
Karakter ombak tersebut membuat Jelenga menarik bagi peselancar berpengalaman, termasuk mereka yang datang dari luar daerah.
Musim ombak tinggi yang berlangsung sekitar Mei hingga Oktober menjadi waktu yang banyak diburu untuk menikmati tantangan di laut.
Keberadaan Scar Reef sekaligus memberikan warna berbeda bagi pariwisata Sumbawa Barat.
Jika sebagian wisatawan datang untuk menikmati pasir putih dan panorama laut, peselancar memiliki alasan lain menguji kemampuan menghadapi gelombang.
Baca Juga: Lotim Unggul dari 30 Daerah, Raih Program LSDP
Di luar surfing, Jelenga menawarkan pengalaman wisata yang lebih santai. Suasana pantai
yang relatif sepi menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari kepadatan destinasi populer.
Duduk di tepi pantai, menikmati angin laut, atau berburu panorama matahari terbenam bisa menjadi cara sederhana menikmati liburan.
Nama Pantai Jelenga juga semakin menarik perhatian karena disebut sebagai salah satu pantai terbaik di Indonesia versi Lonely Planet.
Keindahan alam yang masih terjaga menjadi salah satu kekuatannya. Ini menjadikannya destinasi yang memikat bagi wisatawan internasional.
Menariknya, wisatawan juga dapat memperluas perjalanan dengan mengunjungi desa-desa tradisional di sekitar kawasan.
Baca Juga: Toyota Yaris Cross Dapat Penyegaran, Mesin Hybrid Jadi Andalan
Interaksi dengan masyarakat lokal membuka kesempatan mengenal budaya, tradisi, hingga kuliner khas Sumbawa.
Jelenga menawarkan dua wajah sekaligus. Bagi pencari ketenangan, pantai ini menghadirkan ruang untuk melepas penat.
Bagi pencinta adrenalin, Scar Reef menghadirkan tantangan.
Satu hal yang pasti, perjalanan jauh menuju Jelenga akan terasa sepadan ketika panorama pesisir Sumbawa Barat tersaji di depan mata.
Baca Juga: Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Debut Global Awal September 2026
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post