LombokPost — Sampah organik tak selalu berakhir menjadi limbah. Holiday Resort Lombok membuktikannya lewat program pengelolaan sampah dan Holiday Ecofarm.
Sepanjang Agustus 2026, resort tersebut mengumpulkan 2.761,85 kilogram sampah organik. Sebanyak 2.347,57 kilogram atau 85 persen di antaranya berhasil diolah melalui proses composting.
Pengelolaan tersebut diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 529,60 kilogram CO₂.
Baca Juga: Holiday Resort Lombok Perkuat Komitmen, Keberlanjutan melalui Ecofarm dan Pengelolaan Sampah Organik
Tak hanya mengolah sampah, Holiday Resort Lombok juga memanfaatkan lahan melalui Holiday Ecofarm.
Selama Agustus, Ecofarm menghasilkan 1.528,62 kilogram produk pertanian dari 20 komoditas dengan nilai produksi Rp13,02 juta.
Menariknya, nilai produksi Ecofarm sepanjang Januari-Agustus 2026 telah mencapai Rp99,87 juta, atau nyaris menembus Rp100 juta.
Baca Juga: Chef’s Surprise Hadir di Holiday Resort Lombok, Sensasi Pengalaman Blind Tasting Semi Fine Dining
Marketing Communication Manager Holiday Resort Lombok Stevi Yasinta Sintia Dewi mengatakan, pengelolaan sampah dan Ecofarm merupakan bagian dari komitmen resort menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan.
“Melalui langkah-langkah yang konsisten dan terukur, Holiday Resort Lombok berharap dapat turut berkontribusi dalam membangun industri perhotelan dan pariwisata Lombok yang semakin hijau, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk penerapan konsep circular economy, dengan mengolah limbah organik dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia agar kembali menghasilkan manfaat bagi lingkungan maupun operasional resort.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Lombok Post