alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Pembangunan Jalan Menuju Gerupuk Mandalika Hampir Rampung

MATARAM-PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), memastikan pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan Gerupuk di zona timur Mandalika, Lombok Tengah, selesai sesuai target. Pembangunan ruas jalan yang yang menjadi akses wisata menuju Pantai Aan ini dipastikan rampung pada kuartal III tahun ini.

“Kami memastikan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Mandalika berjalan sesuai rencana. Termasuk akses jalan ke Dusun Gerupuk,” kata Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro, rabu (31/3/2021).

Saat ini, pembangunan jalan sepanjang 2,35 kilometer tersebut memasuki proses pengaspalan lapis 1  dan 2. Secara bersamaan juga telah dimulai pemasangan lampu penerangan jalan dan pembuatan drainase di sisi jalan.

“Secara keseluruhan progres pembangunan mencapai 84,9 persen,” kata Bram.

Begitu selesai, jalan ini akan mempermudah akses para wisatawan yang hendak ke Gerupuk yang berada di sisi timur kawasan Mandalika. Gerupuk merupakan salah satu lokasi surfing terbaik di dunia.

Pembangunan jalan akses ini sendiri telah dimulai sejak pertengahan tahun lalu. Bram memastikan, ITDC yang merupakan BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata Mandalika, memastikan pembangunan seluruh infrastruktur ini menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat.

Di sisi lain, walaupun masih dalam proses penyelesaian, saat ini jalan sudah dapat dilewati oleh kendaraan bermotor dan sudah bisa dimanfaatkan untuk mengakses dusun dan spot pariwisata di zona timur kawasan The Mandalika.

Ditambahkan Bram, jalan akses ke kawasan Gerupuk ini sendiri merupakan bagian dari jalan utama kawasan yang menghubungkan jalan provinsi dari area Sunggung menuju Pantai Gerupuk dan Tanjung Aan. Jalan tersebut diawali di “East Gate” sepanjang 650 meter, yang selanjutnya terbagi menjadi dua jalur. Satu jalur dengan panjang 950 meter yang merupakan jalan akses menuju Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese. Sementara satu jalur lagi dengan panjang 2,35 km menuju Dusun Gerupuk.

Pembangunan jalan akses ke zona timur ini menggunakan anggaran yang diperoleh ITDC dari Penyertaan Modal Negara tahun 2015 dan paket pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia melalui skema National Interest Account tahun 2020.

Secara terpisah, Kepala Desa Sengkol Lalu Satria menyampaikan ucapan terima kasih atas dibangunnya akses jalan ini. Sebab, sebelum pembangunan jalan ini, kata Satria, Dusun Gerupuk yang memiliki kawasan wisata surfing dan Bukit Merese yang sering dikunjungi wisatawan, hanya didukung jalan eksisting yang kondisinya belum memadai.

“Pembangunan jalan akses yang dilakukan ITDC ini sangat membantu warga kami,” kata Satria.

Bersamaan dengan pembangunan jalan akses, dibangun pula retention pond sepanjang 400 meter. Retention pond merupakan kolam yang berfungsi mengatur dan menampung aliran air, baik air hujan, sungai, atau-pun laut serta untuk meningkatkan kualitas air dan tanah. Termasuk mendukung fungsi drainase untuk mencegah banjir. Di samping itu, untuk semakin mempercantik kawasan, jalan ini akan dibangun dengan tiga roundabout atau bundaran yang berfungsi untuk melakukan perubahan arah lalu lintas agar tertib dan rapi. (kus/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks