alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Kerajinan Ketak NTB Siap Diekspor ke Arab Saudi

MATARAM-Sebanyak 38 ribu kerajinan ketak produksi UMKM NTB akan diekspor ke Arab Saudi. Kerajinan ketak menjadi produk yang dikirim perdana ke negara penghasil minyak bumi itu. Total nilai ekspornya mencapai Rp 1,7 miliar. “Kita akan memenuhi permintaan ekspor perdana sebanyak dua konteiner 40 HC atau 38 ribu pcs kerajinan ketak,” kata Kepala Dinas Perdagangan NTB Fathurrahman, Selasa (6/4/2021).

Eksportir tersebut via PT Sentral Logistik Lintas Timur, UD Nusa Indah, PT Ammar Sasambo Internasional, dan NTB Mall. Dengan menggandeng seluruh UMKM dan perajin ketak yang ada di Lombok. Khususnya di lokasi sentra Lombok Tengah dan Lombok Barat.

Ekspor rencananya awal atau pertengahan Juli 2021 dengan masa pengerjaan sekitar 2,5 bulan. “Saat ini ketak tersebut masih dalam tahap proses pengerjaan oleh para perajin lokal, bukan pabrikan,” ujarnya.

Sebagai produk perdana, dia memastikan kualitas produk tak akan mengecewakan. Diproduksi sesuai ketentuan dan permintaan yang diinginkan pihak buyer. Pemda juga akan totalitas memfasilitasi seluruh proses.

Menurut dia, keberhasilan ekspor ini diharapkan bisa membuka jalan lebih luas untuk produk lokal dikenal di pasar Timur Tengah. “Jadi jangan sampai ada hal-hal yang membuat kita dianggap tidak sanggup memenuhi sesuai standar kontrak yang ditentukan,” pintanya.

Momentum ini menjadi peluang pemasukan baru bagi pengrajin dan daerah. Terlebih lagi, besaran bayaran akan diterima tanpa perlu menunggu konfirmasi diterimanya produk oleh pihak importir. Dengan catatan telah memenuhi persyaratan dan sejumlah dokumen invoice juga telah dikirimkan. Pihak importir akan menitipkan 100 persen uangnya di bank setempat senilai total invoice dari produk yang dibeli. Nantinya akan diteruskan ke BRI Cabang Lombok selaku bank eksportir.

Dengan begitu, sambung dia, kedua pihak baik importir maupun eksportir tidak akan merasa dirugikan. Sebab transaksi dijamin oleh negara. “Jadi kita tidak ragu, karena pihak importir sudah menyerahkan uangnya yang ditangguhkan di bank,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Perdagangan NTB juga tengah mempersiapkan beragam produk lokal ekraf dan kuliner. Seluruhnya dipamerkan saat kunjungan Dorna Sports selaku promotor MotoGP untuk mengecek kelayakan Sirkuit Mandalika hari ini. Upaya ini sekaligus membukakan pasar bagi produk lokal dan mendongkrak eksistensinya. “Seluruh produk lokal khas kita inilah yang akan kita tunjukkan nanti,” tambah Sekretaris Dinas Perdagangan NTB, Bai Nelly Yuniarti. (eka/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks