alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Soal Laporan GAR ITB, KASN Diminta Objektif

JAKARTA-Anggota Komisi II DPR RI Surahman Hidayat, mengingatkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agar berhati-hati menindaklanjuti laporan Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB). Khususnya laporan terhadap mantan Ketua Umum PP Muhamadiyah Din Syamsuddin.

Menurut Surahman, KASN harus bekerja secara objektif, cepat, dan transparan, sesuai ketentuan merit sistem yang diatur dalam UU No 5 Tahun 2014. “Segera lakukan tindak lanjut sehingga hal ini tidak menjadi isu liar yang bisa berujung pada bibit perpecahan,” kata anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Dia mengatakan, Din Syamsuddin merupakan tokoh nasional yang memiliki basis massa yang cukup besar. “Bila ada tindakan sewenang-wenang terhadap beliau, sedikit banyak akan menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Surahman kepada wartawan, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut Surahman berpendapat, dalam pekan ini seharusnya KASN sudah dapat memberikan kesimpulan atas laporan tersebut. Karena tidak sulit untuk melihat track record Din Syamsuddin selama ini.

“Sejauh yang saya kenal tidak ada satu pemikiran dan tindakan Pak Din yang mengarah pada kategori radikal,” katanya.

Surahman juga menegaskan, jika memang Din Syamsuddin belakangan ini aktif melakukan kritik ke pemerintah. Namun itu jauh dari kata radikal. “Tapi ini jauh dari kata radikal, karena kebebasan berpendapat dijamin dalam UUD 1945. Bahkan, Presiden sendiri meminta agar masyarakat aktif mengkritik kebijakan pemerintah sebagai bagian dari check and balance,” katanya.

Karena itu, Surahman mengingatkan, saat ini Indonesia sedang membutuhkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta membutuhkan kebijakan pemerintah yang tepat karena sedang berada pada posisi sulit ditengah dampak Covid 19.

“KASN tidak boleh memperkeruh keadaan, setiap laporan masyarakat sepatutnya memang diterima dan ditindak lanjuti, namun laporan yang tidak memiliki basis data yang jelas dan cenderung bersifat fitnah, KASN perlu segera mengesampingkannya setelah diterima,” tuturnya.

Diketahui, GAR ITB melaporkan Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke KASN. GAR ITB merupakan asosiasi alumni ITB.

Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020, perihal laporan pelanggaran Disiplin PNS atas nama terlapor Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D, dan surat nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021 tertanggal 28 Januari 2021, perihal hukuman disiplin PNS atas nama Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. Ph.D. (jpg/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks