Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lukisan SBY Saat Diinfus: Warna-Warni Sunyi Sang Presiden

Kimda Farida • Minggu, 20 Juli 2025 | 20:16 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono melukis dengan infus di tangan—membuktikan bahwa semangat tak pernah pudar. (internet)
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono melukis dengan infus di tangan—membuktikan bahwa semangat tak pernah pudar. (internet)

LombokPost--Lukisan SBY kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membagikan sebuah lukisan yang ia buat saat sedang menjalani perawatan medis, dengan infus masih terpasang di tangannya.

Momen ini menjadi pengingat bahwa ketenangan batin bisa hadir dalam situasi paling tak terduga.

Unggahan lukisan tersebut langsung dibanjiri komentar haru dari netizen.

Baca Juga: SBY Luncurkan Video Musik 'Save Our World': Kolaborasi Lintas Generasi untuk Lingkungan

Banyak yang menyebut bahwa SBY adalah salah satu presiden yang pensiunnya paling damai, selain almarhum BJ Habibie.

“Sehat-sehat selalu, Bapak. Kami mungkin masih butuh Bapak di tengah kondisi negeri yang kacau,” tulis seorang pengguna X.

Tak hanya soal lukisan SBY, tapi juga bagaimana karya tersebut lahir.

Sebuah cerita menarik pernah beredar pada forum keamanan ASEAN tahun 2016.

Baca Juga: Dunia di Ambang Malapetaka jika Perang Iran-Israel Tak Terkendali, Ini Pesan Menyentuh SBY

Saat itu, seorang mantan pejabat intelijen Indonesia menyebut bahwa SBY rutin melukis selama masa kepresidenannya.

Bukan sekadar hobi, tapi sebagai “cara untuk menenangkan diri sebelum mengambil keputusan besar.”

Semua tertawa. Tak ada yang menanggapi lebih lanjut.

Kini, setelah pensiun, SBY melukis dalam diam—bahkan saat tubuhnya tak sepenuhnya kuat.

“Tak ada headline, tak ada kontroversi. Hanya warna-warna,” ujar seorang diplomat yang juga pernah menyaksikan dua versi dari satu lukisan SBY: satu untuk publik, satu untuk kalangan internal. Bedanya? Tak pernah diungkap.

Banyak yang merasa bahwa seni SBY bukan hanya seni.

Ada makna terselubung. Ada narasi yang sengaja disimpan dalam goresan.

Baca Juga: SBY Sebut Sekarang Prabowo Jadi Komandannya

Momen hening, rupanya, adalah ruang yang paling cepat dilupakan.

Namun, lewat lukisan SBY, ingatan itu kembali hidup.

Bahwa seni bisa menjadi jendela batin seorang pemimpin. Bahwa suara hati tetap berbicara—meski dalam diam.

Editor : Kimda Farida
#Lukisan SBY #Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)