alexametrics
Selasa, 1 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020

Astra Motor Latih Safety Riding Pelajar dan Mahasiswa Secara Daring

MATARAM— Pandemi Covid 19 tak mengubah komitmen dan konsistensi AHM dan Astra Motor NTB dalam mendukung pemerintah untuk mengembangkan budaya aman dan nyaman berkendara. Secara nasional, AHM bersama jaringannya  mengimplementasikannya dengan menggelar edukasi keselamatan berkendara secara daring yang diikuti ke 2.468 mahasiswa dan pelajar berbagai wilayah di Indonesia.

Didukung oleh main dealer sepeda motor Honda se-Indonesia, edukasi safety riding secara daring untuk mahasiswa ini dilaksanakan ini sepanjang bulan September dengan tema “Sarjana #Cari_aman Meraih Impian.” Para peserta mendapatkan edukasi keselamatan dan kesehatan saat berkendara di tengah pandemi.

Di NTB, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan Universitas Negeri Mataram diikuti ratusan mahasiswa secara daring. Dari segi keselamatan berkendara, para instruktur safety riding Honda memaparkan beberapa dasar berkendara seperti potensi bahaya dan cara menghadapi potensi bahaya di jalan saat menggunakan sepeda motor. Sementara itu, edukasi keselamatan berkendara saat di tengah pandemi, para instruktur memberikan materi ajar meliputi persiapan sebelum riding, merawat kebersihan riding gear, menjaga protokol kesehatan saat berkendara, serta cara berkendara di tengah pandemi.

Kegiatan berbagi ilmu keselamatan berkendara ini dilakukan langsung oleh para instruktur safety riding Honda yang berpengalaman. Edukasi dengan metode daring ini menjadi hal baru dalam membagi ilmu keselamatan berkendara bagi peserta maupun para instruktur safety riding Honda.

Beragam inovasi terus dilakukan seiring agar materi tetap atraktif dan para penerima materi dapat memahami hal yang disampaikan. Agar lebih interaktif, para instruktur safety riding Honda menggunakan materi dengan bentuk visual seperti gambar ilustrasi dan video hingga alat pratek seperti sepeda motor, helm, jaket serta perlengkapan pendukung lainnya.

Marketing Sub.Dept Head Astra Motor NTB Kresna Murti Dewanto mengatakan, pandemi memberikan tantangan tersendiri bagi instruktur safety riding Honda agar tetap dapat berbagi pengetahuan keselamatan berkendara demi terciptanya lingkungan berkendara yang aman dan nyaman.

“Edukasi safety riding di NTB diberikan untuk semua kalangan mulai dari anak usia dini (TK), pelajar tingkat SMP maupun SMA hingga merambah ke mahasiswa juga. Metode edukasi secara daring telah dilakukan sejak bulan April. Beragam inovasi dalam menyampaikan materi terus dilakukan sejalan dengan kampanye #cari_aman serta mendukung pemerintah dalam mengajak para peserta untuk tetap menjaga kesehatan dengan menjaga protokol kesehatan saat berkendara”, ujar Kresna.

Kegiatan edukasi keselamatan berkendara ini juga didukung oleh pihak kepolisian dalam memaparkan materi kondisi berkendara di setiap wilayah. Rangkaian kegiatan edukasi selama satu bulan ini ditutup dengan edukasi dari AHM yang berlangsung di AHM Safety Riding Park, Deltamas, Bekasi dengan mengajak 103 mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Indonesia, Rabu (30/9/2020) lalu. (*/r10)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kolaborasi dan Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Produk Lokal

Delapan bulan lebih pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Situasi ini tidak hanya  berpengaruh pada sektor kesehatan, tapi juga dunia usaha. Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan bahkan berkembang dengan sejumlah inovasi. Profesional, kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital jadi jurus yang banyak dipakai para UMKM lokal dalam mendongkrak penjualan produk-produk mereka.

Kisruh Aset Pemprov di Trawangan, Kejati Diminta Telusuri Aliran Dana

”Informasi dari kami banyak, Kejati juga banyak yang sudah didapatkan,” kata Koordinator Wilayah III KPK Aida Ratna Zulaiha.

Ekspor Ditutup, Ratusan Ribu BBL di NTB Tertahan di Penampungan

”Satu bulan saja tidak ada kejelasan, pasti ekspor ilegal terjadi. Barang yang tertahan sekarang itu kan duit semua,” kata Ketua Dewan Pembina Lombok Lobster Association (LLA) Mahnan Rasuli, Minggu (29/11/2020).

UMKM Lokal Bisa Pamer Produk di NTB Mall Offline

”Ini potensi pasar baru yang menjanjikan untuk menjual produk lokal,” ujar Fathurrahman, kepala Dinas Perdagangan NTB.

Guru Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Dikbud Lobar Masih Berhitung

”Iya, kami telah menerima arahan dari Pak bupati dan sedang kami tindak lanjuti,” kata Sekretaris Dinas Dikbud Lobar Khairuddin, pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Sumo Sale Nissan, Diskon Terbesar di Tahun 2020

"Promo diskon Sumo Sale ini untuk All New Nissan Livina promonya sampai akhir tahun," kata Branch Head Indomobil Nissan Sandubaya Ryo Hadiyanto pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks