alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Nyoman Sujana: Forza 250 CC Membuat Saya Nyaman Berkendara

MATARAM–Satu unit motor Forza 250cc ukuran bongsor mejeng di depan lobby Hotel Alengka No.3 Cakra Timur Kota Mataram. Motor keluaran Honda jenis skutik ini desainnya sangat mewah dan elegan dengan aksesoris lengkap yang mampu menarik konsumen yang loyal dengan Honda.

Usut punya usut, ternyata motor Forza 250cc ini milik salah seorang pengusaha, Nyoman Ananda Sujana, 56 tahun.

Saat ditemui di lobi Hotel Alengka, Pak Nyoman, sapaan akrabnya sedang sibuk mengurus administrasi hotel dibantu istri tercinta. Maklum Nyoman adalah pemilik Hotel Alengka dan jasa keuangan yakni koperasi simpan pinjam yang beroperasi di wilayah Kota Mataram.

 

Sambil duduk santai, sebelum berbagi pengalamannya menggunakan Honda Forza 250cc. Nyoman menyempatkan diri untuk menceritakan terkait kondisi usaha yang ia geluti sekarang.

 

Nyoman mengatakan, usaha perhotelan maupun jasa keuangan koperasi simpan pinjam saat ini turun drastis. Pertama saat terjadi gempa penghasilan dari kedua usaha tersebut turun sampai 30 persen. Kedua, kondisi pandemi Covid-19 sejak Maret anjlok hingga 70–80 persen di room occupancy atau penjualan kamar. Tapi walaupun anjlok, sejumlah aset masih tetap ada dan usahanya di masa pandemi tetap berjalan.

 

Nyoman Sujana memiliki berbagai jenis motor keluaran Honda, diantaranya Vario 125, Supra X 125 dan paling terbaru Forza 250cc. “Dulu saya gak pernah fokus ke satu merek, saya pernah menggunakan dua merek motor lain dan saya juga menggunakan Honda. Tapi dari semua yang pernah saya coba, Forza 250cc membuat saya merasa sangat nyaman karna rasanya,” ujar Nyoman

 

Rasa nyaman itu menurutnya memang sangat terasa di Honda Forza 250cc karena tidak ada getaran sama sekali jika dibandingkan dengan merek yang lain. Saat menyalakan mesin, rasanya lembut sekali hampir tak terasa getaran. Saat berkendara dia juga dimanjakan karena motor ini diperkaya fitur canggih yang menunjang gaya hidup modern.

 

“Pengalaman pribadi saya, pakai Honda Forza 250cc ini cocok untuk saya yang memiliki penyakit jantung. Ini gak ada getaran sama sekali jadi saya sering gunakan touring jarak jauh misalnya ke Sembalun dan ke jalur Lombok Selatan,” tutur Nyoman.

 

Nyoman mengklaim, Honda Forza 250cc ini tergolong cukup mahal, harganya berkisar Rp 81 jutaan. Namun dengan harga seperti itu sebanding dengan performanya yang elegan dan mewah. Saat ia membeli pada jenis motor ini pada Juni tahun 2019 lalu, di Lombok baru tiga orang yang memiliki Honda Forza 250cc. (*/r10)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks