alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

MATARAM-Gonta ganti sepeda motor merupakan hal yang biasa bagi sebagian orang apalagi ada keluaran produk terbaru. Namun bagi Nyoman Ananda Sujana, 56 tahun warga Cakra Timur ini menilai bukan masalah gonta ganti dengan yang baru. Tetapi menemukan rasa yang pas dan nyaman tidaklah mudah sampai mempertahankan satu jenis kendaraan yang menjadi kesukaan.

“Terlebih di saat memakai kendaraan sepeda motor tidak bersinggungan dengan kondisi kesehatan terutama penyakit bawaan,” ujarnya.

 

Nyoman Ananda Sujana yang akrab disapa Nyoman ini ternyata sejak setahun lalu sudah terpaut hatinya dengan salah satu jenis kendaran sepeda motor keluaran Honda. Skuter Forza 250 CC.

 

Kendaraan jenis motor ini tergolong  cukup mewah, besar dan tentu harganya cukup lumayan mahal. Namun mahalnya harga motor tidak menjadi masalah baginya.  Nyoman mengaku yang penting rasanya dan nyaman dipakai.

 

Kata Nyoman, mesin kendaraan ini sangat cocok  untuk perjalanan jauh bagi yang suka melakukan aktivitas touring. Dilengkapi juga dengan sistem pengereman yang pakem dan telah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS (anti-lock braking sistem). Tentunya motor ini telah dilengkapi dengan teknologi PGM-FI seperti motor Honda baru dan sama sekali gak ada getarannya jika dibanding dengan jenis motor lain.

 

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

 

Semenjak mengalami penyakit jantung, untuk perjalanan jarak jauh atau keluar daerah dia menggunakan Forza 250 CC. Saat ini sudah tidak lagi. Dia menggunakan motor ini hanya untuk melakukan aktivitas kerjaan dan sesekali keliling Kota Mataram.

“Emang rasanya beda sekali, pengalaman saya memakai Forza 25 CC ini ketika akan melewati sambungan aspal, kalau motor lain pasti ada getaran,” tutur Nyoman.

 

Terkait dengan servis atau perbaikan onderdil, Nyoman mengakui sampai saat ini belum pernah melakukan. Dia hanya melakukan pergantian oli, itupun baru sekali ganti sejak dibeli tahun 2019 lalu. Karna dalam ketentuannya pergantian oli bisa diganti setelah jarak tempuh tiap 12.000 kilometer (km) atau hampir satu tahun sekali sedangkan untuk motor biasa tiap 2.500-3.000 km.

 

“Bisa dibayangkan jika ikutin aturan jarak 12.000 ganti oli, bisa-bisa pedagang olinya tutup karna olinya lama lakunya,” kata Nyoman sambil bercanda.

 

Semakin meningkatnya penggunaan jenis motor Honda di NTB khsusnya di Mataram menjadi perhatian serius Nyoman terutama dalam hal pelayanan. Apalagi Honda sendiri sudah punya brand. Nyoman pun berharap  Honda tetap  mempertahankan kualitas dan pelayanan dan paling tidak harus tahu apa kemauaan dari customernya  sehingga dapat memupuk atau menambah  kecintaan customer terhadap Honda. (glh/r10)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks