LombokPost - Perlahan tapi pasti, striker AC Milan Christopher Nkunku mulai menemukan ketajamannya.
Kepercayaan diri sang pemain AC Milan berkebangsaan Prancis yang sempat berbulan-bulan mandul itu pun mulai membaik.
Dalam sebuah wawancara, dia lantas membandingkan dirinya dengan striker AC Milan lain Rafael Leao.
"Antara saya dan Rafael Leao, siapa yang lebih cepat? Untuk jarak jauh mungkin Rafa;
untuk jarak pendek, mungkin saya,” ujar Christopher Nkunku penuh percaya diri.
Tak hanya soal Rafael Leao, Christopher Nkunku juga berbicara soal mantan striker AC Milan yang kini ada di jajaran direksi, Zlatan Ibrahimovic.
Christopher Nkunku mengatakan sekarang dia melihatnya memakai jas, dulu memakai sepatu bola. Selebihnya tidak banyak yang berubah: karakter yang sama, keinginan menang yang sama.
“Suatu kali saya membuat kesalahan saat latihan dan tim saya kalah di gim kecil. Dia tidak mengatakan apa-apa saat itu. Tapi di hari pertandingan, di ruang ganti, dia memanggil saya dan berkata: kita kalah, jangan pernah terulang lagi," ujar Christopher Nkunku.
Dia seolah ingin menegaskan mentalitas Zlatan Ibrahimovic tidak pernah pensiun, meski kini ada di balik layar AC Milan.
Tegas saat momen penting, tetap dengan standar juara, tanpa kompromi, ini bukan soal suara keras, tapi pesan yang menancap di dada pemain AC Milan dari seniornya.
Christopher Nkunku kini tengah menikmati masa indah di AC Milan karena peningkatan performanya dalam 1-2 bulan terakhir.
"Saya tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan AC Milan pada bulan Januari, sama sekali tidak," tegasnya terkait kabar yang menyatakan dirinya sempat akan dijual klub.
Baginya, AC Milan adalah klub terbesar di Italia dan di sini dia ingin berusaha memenangkan gelar, ingin berada di sana, dan ini adalah pilihan yang mudah. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic