alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

KOTA BIMA-Banyak aparatur sipil negara (ASN), yang kurang peduli terhadap lingkungan. Padahal mereka diharapkan menjadi ujung tombak sosialisasi kebersihan lingkungan di masyarakat.

“ASN ini harus memberi contoh yang baik, bukan justru ikut merusak lingkungan,” tandas Asisten II Setda Kota Bima H Alwi Yasin.

Ia menyoroti sebagian  ASN yang dinilai tidak sadar lingkungan. Sorotan itu disampaikan saat apel bersih pantai, di Pantai Lawata, Sabtu lalu (30/3).

Menurut Alwi,  masih ada sebagian ASN yang membuang sampah sembarangan.  Bahkan ada beberapa mobil dinas yang kedapatan membuang sampah di jalan.

”Bagaimana mau mengajak masyarakat mencintai lingkungan. Kalau ASN sendiri belum terbiasa dengan budaya bersih,” sorotnya.

Padahal, kata dia, menjaga kebersihan adalah tanggungjawab bersama. Sebagai aparat pemerintah, ASN  harus menjadi panutan bagi masyarakat. Dengan memberi contoh yang baik.

Mantan Kepala Dikbud Kota Bima ini mengapresiasi kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima tersebut. Apalagi kegiatan ini menggandeng sejumlah komunitas.

Alwi berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan ke depannya. Tidak hanya ketika ada event tertentu saja.

“Saya berharap masyarakat dan pemerintah  bekerja sama menjaga kebersihan dan keindahan kota,” ajaknya.

Kegiatan bersih pantai ini digelar DLH Kota Bima dengan menggandeng beberapa komunitas pecinta lingkungan. Di antaranya, Komunitas Treco,  pemuda, pecinta sungai, tim trabas dan Mapala Londa.

Aksi bersih-bersih dimulai dari Ama Hami dan berakhir di Pantai Oi Panda. Sampah-sampah yang dikumpulkan kemudian diangkut dengan mobil untuk dibuang.

Kepala DLH Kota Bima  H Fakhrunraji mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Ke depan, kata dia, kegiatan seperti ini akan dilaksanakan selama 10 hari dengan fokus  pantai. Karena ketika ada banjir, sudah pasti pantai dipenuhi sampah.

“Selain untuk menyambut HUT Kota Bima, aksi ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan di Kota Bima khususnya,” tutupnya. (cr-wd/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks