Rabu, 8 Februari 2023
Rabu, 8 Februari 2023

Covid-19 Meningkat saat PPKM Berjalan di Kabupaten Bima

BIMA-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) belum menunjukan dampak yang signifikan. Sebaliknya, kasus Covid-19 di Kabupaten Bima justru meningkat. Bahkan tiga hari terakhir jumlah pasien positif baru mencapai 66 orang.

Dari grafik penyebaran Covid-19 Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima, jumlah pasien per 28 Juli 1.009 orang. ’’Tanggal 29 Juli ada penambahan pasien baru 14 orang. Tanggal 30, 23 orang dan 31 Juli sebanyak 13 orang. Untuk data bulan Agustus belum ada yang masuk,” kata Plt Sekrertaris Dikes Kabupaten Bima, H. Rifai MAP, Senin (2/8/2021).

Kegiatan 3T oleh Nakes belakangan ini dilakukan secara masif. Mulai dari Tracing ( penelusuran kontak erat ), Testing dengan Antigen/ PCR serta Treatment ( upaya tindak lanjut bagi yang positif ). Lonjakan kasus tersebut karena tingkat kesadaran tentang bahaya Covid-19 masih rendah. Hal ini dilihat dari minimnya penerapan protokol Covid-19, saat masyarakat beraktivitas di luar rumah. “Misalnya ketika masyarakat belanja di pasar, jarang sekali yang menerapkan protokol Covid-19,” bebernya.

Baca Juga :  Heboh, Siswi SMP di Kota Bima Aniaya Teman Sekelas

Termasuk saat acara resepsi pernikahan. Tidak jarang ditemukan tamu undangan melanggar Prokes. Padahal sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Bima, jika Standar Operasional (SOP) pernikahan di masa pandemi Covid-19 dianjurkan standing party. “Susah untuk menekan kasus Covid-19 kalau begini terus. Karena untuk menangkal virus itu, dengan memperketat protocol kesehatan,” tegas pria asal Desa Kalampa, Kecamatan Woha ini.

Upaya vaksinasi dan penerapan PPKM percuma, jika protokol Covid-19 diabaikan. Kendati begitu, pemerintah bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid tetap kerja maksimal, menyosialisasikan ke masyarakat. “Kita tetap turun ke lapangan untuk sosialisasi. Karena pengaruh penurunan angka kasus Covid-19 selama PPKM diterapkan, belum ada. Malah ada peningkatan kasus baru,” terangnya.

Baca Juga :  Hasil Rapid Test, Dua Warga Kota Bima Diduga Korona, Pemkot Tunggu Hasil Tes Swab

Rifai optimis pengaruh PPKM suatu saat dapat menekan angka pasien Covid-19. Karena PPKM ini lebih kepada perubahan perilaku manusia dari kebiasaan sebelumnya. “Butuh waktu yang lama untuk mengubah perilaku masyarakat. Baru kita bisa lihat hasil dari PPKM ini. Kita banyak berdoa saja, semoga masyarakat sadar sehingga Covid-19 berakhir,” tambah dia. (jul/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks