alexametrics
Selasa, 16 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022

Polisi Buru Sembilan Pelaku Pemerkosaan Siswi SMA di bima

BIMA– Polres Bima sedang memburu sembilan orang terduga pelaku pemerkosaan siswi SMA inisial J. ’’Identitas sembilan orang itu sudah kami kantongi,’’ kata Kabag Ops Polres Bima Kompol Herman kepada wartawan, Jumat (5/8).

Diketahui, korban digilir 9 pria di sebuah rumah kosong di salah satu desa di Kecamatan Monta, Kabupaten, Sabtu malam (30/7). Hingga kini, keberadaan para pelaku masih diselidiki. ’’Kemana pun terduga pelaku kabur, kami akan kejar,’’ tegasnya.

Anggota sudah disebar ke sejumlah titik untuk mencari keberadaan pelaku. Polisi juga menggalang melalui keluarga agar menyerahkan pelaku. ’’Kalau ada yang tahu keberadaan pelaku, laporkan ke kami,’’ tegasnya.

Dia meminta masyarakat tidak berspekulasi kalau pelaku sudah melarikan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti. Karena, hal itu akan menambah masalah baru. ’’Kalau belum pasti, jangan sebar ke media sosial, karena itu bisa menambah kekacauan baru,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Polda NTB Minta Semua Elemen Bergerak Hentikan Teror Panah di Bima

Selain mengejar para pelaku, penyidik Satreskrim Polres Bima telah meminta keterangan saksi-saksi maupun korban. Salah satunya teman korban yang diduga menyebarkan video J. ’’Dia sudah diambil keterangan,’’ katanya.

Saksi tersebut mengakui merekam dan menyebarkan video korban di media sosial. Tetapi video yang disebar itu bukan berisi kejadiaan korban diperkosa. ’’Yang diedarkan itu bukan video mesum. Itu video di tempat lain,’’ bebernya.

Video yang diedarkan saksi itu, sambungnya, berisi seorang perempuan dengan laki-laki sedang berbincang dan bercanda. ’’Itu video biasa saja. Videonya mereka sedang ngomong sambil bercanda,’’ jelasnya.

Herman juga mengimbau kepada kepada masyarakat agar tidak berstatemen memperkeruh suasana dan menyebarkan informasi yang bukan dari sumber dari yang pasti. Juga tidak mudah percaya dengan isu yang beredar.

Baca Juga :  Puluhan Hektare Tanaman Bawang Terendam Banjir

’’Kami harapkan masyarakat bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Percayakan kepada kepolisian untuk mengungkap kasus dugaan pemerkosaan ini,’’ imbaunya. (jlo/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/