alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Densus 88 Tangkap Empat Warga Bima, Ketua RT: Mereka Beraktivitas Normal

KOTA BIMA–Empat warga Kota Bima ditangkap anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Mereka ditangkap di hari yang berbeda.

Tiga orang ditangkap Senin (7/3/2022). Dua orang ditangkap di RT 02, Kelurahan Pena To’i, Kecamatan Mpuda, yakni SN, 30 tahun dan SI, 30 tahun. Sementara satu orang lagi inisial LH, 31 tahun ditangkap di Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba.

“Kemudian 1 orang ditangkap hari ini (9/3/2022) inisial AI, 30 tahun. Dia juga dari Kelurahan Pena To’i, tapi RT 06,” kata Ketua RT 02, Kelurahan Pena To’i, Kecamatan Mpuda Jainuddin, Rabu (9/3/2022).

Dia mengetahui penangkapan tiga warga Penato’i ini dari ketua RT 11 melalui handphone. “Saya juga tidak tahu ketika penangkapan. Apakah ada warga yang menyaksikan atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Sindir Dinas Tak Transparan Kelola Anggaran

Jainuddin baru mengetahui dan menyaksikan langsung ketika anggota Densus 88 melakukan penggeledahan barang bukti. Di rumah SI, Densus 88 menemukan satu pistol rakitan dan empat butir anak peluru yang disimpan di atas plafon. “Kalau barang bukti milik SI digeladah di rumah kakeknya. Ditemukan satu buku saku, sejenis buku kajian gitu di bawah etalase,” terangnya. Hanya saja, ketika Jainuddin ingin foto buku tersebut, tidak izinkan anggota Densus 88 tanpa membeberkan alasan.

Sementara penggeledahan barang bukti milik AI tidak diketahui, karena warga tersebut berasal dari RT 06. Begitu juga dengan rangkaian penggeledahan barang bukti milik LH, warga Kelurahan Penaraga. “Hanya sepintas itu yang saya tahu dari penangkapan empat warga Kota Bima,” akunya.

Baca Juga :  Kasus Relokasi Lahan Banjir Kota Bima, Dua Terdakwa Divonis Berbeda

Jainuddin tidak mengetahui pasti kenapa tiga orang warganya ditangkap Densus 88. Keseharian mereka beraktivitas seperti masyarakat pada umumnya.  Tidak ditemukan tindakan yang terindikasi pada jaringan terorisme.

Untuk SN, sehari-hari dia menjual tahu dan berternak. Sementara SI bekerja di perbengkelan. “Sama dengan AI, dia juga kerja di bengkel,” bebernya.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto dikonfirmasi penangkapan empat warga Kota Bima enggan berkomentar. Dia menegaskan, penanganan tersebut menjadi ranahnya Mabes Polri. ’’Saya belum tahu soal penangkapan itu. Itu kewenangan Mabes,’’ katanya. (jul/arl/r8)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/