alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Pemprov NTB Kembali Usulkan Sultan Bima Sebagai Pahlawan Nasional

MATARAM-Pemprov NTB kembali mengusulkan Sultan Muhammad Salahuddin sebagai pahlawan nasional. ”Rekomendasi pak gubernur sudah keluar dan kami kirim ke pusat,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial NTB Hj Ari Yulianti, Rabu (11/3).

Dia berharap, tahun ini NTB kembali menambah pahlawan nasional, setelah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Bila presiden mengambulkan, Sultan Muhammad Salahuddin akan menjadi pahlawan nasional tahun ini. ”Saat rakor kami terus melobi agar NTB  bisa menambah pahlawan satu lagi,” katanya.

Berkas usulan Sultan Muhammad Salahuddin sebagai pahlawan nasional sudah lengkap. Tahun lalu dia sudah pernah diusulkan gubernur, namun belum disetujui presiden. ”Semua syarat sudah dipenuhi tinggal ditetapkan presiden saja,” katanya.

Pemprov, kata Yulianti, tidak akan menyerah. Tim terus berusaha agar Sultan Muhammad Salahuddin ditetapkan sebagai pahawan nasional. ”Gelar ini penting agar perjuangan orang NTB diakui secara nasional,” katanya.

Dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan, Yulianti optimis tahun ini gelar pahlawan nasional bisa diberikan kepada Sultan Muhammad Salahuddin. ”Kami harus tetap optimis,” katanya.

Kepala Seksi Kepahlawanan dan Penyuluhan Sosial Junaidi Usman menjelaskan, Sultan Muhammad Salahuddin layak menjadi pahlawan. Dia merupakan sultan kesultanan Bima ke-14. Dia memerintah Kesultanan Bima tahun 1915 sampai 1951.

Menjelang proklamasi kemerdekaan RI, Sultan Bima menyatakan bergabung dan mendukung perjuangan merebut kemerdekaan RI. ”Dia juga berjuang melawan Balanda, terutama saat Belanda ingin kembali ke Indonesia,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks