alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Hasil Rapid Test Reaktif, Tujuh Alumni Ijtima Ulama Gowa di Dompu Jalani Karantina

DOMPU-Sebanyak tujuh warga Kabupaten Dompu alumni Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan menjalani rapid test korona. Hasilnya dinyatakan reaktif (mengarah ke positif). Tujuh warga tersebut langsung dikarantina di Rumah Sakit Pratama (RSP) Manggelewa.

“Selanjutnya akan dilakukan uji swab untuk memastikan apakah mereka positif covid-19 atau tidak,” jelas Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu Jufri (14/4/2020) kemarin.

Ia mengatakan, rapid test dilakukan terhadap para warga klaster Gowa. Sebanyak 139 warga Dompu diketahui mengikuti kegiatan ijtima ulama dunia yang digelar di daerah tersebut beberapa waktu lalu.

Banyak para alumni kegiatan tersebut dinyatakan positif covid-19. Karenanya, pemerintah daerah asal para warga tersebut memberikan perhatian lebih terhadap mereka. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 ke warga lain melalui para jamaah tersebut.

Menurut Jufri, belum semua jamaah tabligh klaster Gowa asal Dompu yang menjalani rapid test. Sejauh ini dari 139 orang jamaah, yang sudah menjalani rapid test sebanyak 34 orang. Hasilnya, tujuh orang di antaranya reaktif rapid test dan 27 orang lainnya nonreaktif. Enam warga yang reaktif berdasarkan hasil rapid test Senin 13 April lalu. Sebelumnya seorang warga sudah menjalani rapid test 9 April lalu.

“Warga yang menjalani rapid test 9 April lalu, sekarang dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Dompu dengan status pasien dalam pengawasan (PDP). Kondisinya sudah membaik,” terang Jufri.

Jufri menambahkan, kondisi kesehatan tujuh warga tersebutm saat ini dalam keadaan cukup sehat. Meski demikian, petugas medis terus memantau perkembangan kesehatan mereka sebagai langkah antisipasi.

“Kami masih menunggu dilakukan pemeriksaan swab terhadap mereka,” ujarnya.

Sementara itu terhadap jamaah lainnya yang belum maupun sudah dilakukan rapid test, tetap diminta melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Mereka diharapkan tidak berinteraksi dengan orang lain, untuk menghindari kemungkinan penularan covid-19.

“Tim kami akan terus memantau mereka,” tutupnya. (ydh/r4)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks