alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Tidak Bayar, Tujuh Penghuni Rusunawa Kota Bima Diusir

KOTA BIMA-Tujuh penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kota Bima, dipaksa keluar karena tidak membayar sewa. Bahkan petugas Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dibantu satpol PP dan Damkar serta kepolisian mengusir keluar para penghuni yang dianggap tidak taat aturan tersebut Rabu lalu (12/2).

“Ada tujuh penghuni rusunawa yang telah melanggar aturan. Kami sudah kirim surat teguran sebanyak dua kali, lalu diberikan waktu perpanjangan hunian selama dua minggu. Tapi tetap melanggar, jadi kami tertibkan,” tegas Kabid Perumahan Rakyat Dinas Perkim Kota Bima A Faruk.

Selain tunggakan iuran, tujuh penghuni yang dipaksa keluar ini, juga  diduga memprovokasi penghuni lain agar tidak membayar sewa. “Karena pelanggaran tersebut sangat berat, maka pemerintah mengambil sikap tegas untuk mengosongkan kamar mereka,” katanya.

Mantan Lurah Sarae ini mengimbau, penghuni rusunawa mentaati seluruh standar operasional prosedur (SOP), yang telah disepakati dan ditetapkan bersama. “Bagi penghuni lain jika didapat melakukan pelanggaran, akan kami tindak sesuai aturan,” pungkasnya.

Sementara itu Ryan, salah seorang eks penghuni rusunawa yang dipaksa keluar mengakui, dirinya masih menunggak iuran kamar. Namun, tindakan itu bukan karena ia tidak ingin mengikuti aturan. Tapi karena menginginkan adanya perbaikan fasilitas dalam rusunawa. Diungkapkannya, saat pertama masuk ke rusunawa, kondisi pintu sudah rusak sehingga dirinya harus mengeluarkan uang pribadi untuk memperbaikinya.

“Belum lagi air yang tidak ada, saluran air mampet, WC yang mampet dan kebersihan yang sama sekali tidak ada yang mengurusnya,” keluhnya.

Ryan meminta adanya penurunan biaya sewa kamar, dari Rp 175 ribu menjadi Rp 100 ribu. Selama ini, pemerintah selalu berjanji akan segera memberikan keputusan. Tapi hingga saat ini, janji tersebut tak kunjung terealisasi.

Hal yang sama juga diungkap eks penghuni lainnya Erwiansyah. Diakui, hingga saat ini dirinya masih menunggak biaya sewa kamar. Namun sikapnya tersebut dikarenakan pemerintah tidak memberikan jawaban atas tuntutan warga rusunawa.

“Kita minta menurunkan sewa dan hingga saat ini belum dijawab. Kalau memang dinaikkan, ya akan kami ikuti. Ini kan tidak pernah ada kejelasan,” tandasnya. (tin/r4)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks