alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

KOTA BIMA--Pondok Pesantren Al Husainy, Kota Bima menjadi lokasi selanjutnya pelatihan informasi dan teknologi (IT) dan kewirausahaan, Kamis (14/3). Kegiatan yang dilaksanakan Santripreneur Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti Kominfo) ini sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota di NTB.

      Wakil Wali Kota (Wawali) Bima Feri Sufyan hadir membuka acara yang diikuti 300-an santri dan masyarakat sekitar. Kegiatan juga dirangkai dengan pelantilkan pengurus Santripreneur Indonesia Cabang Kota Bima.

“Kami sangat bahagia dengan adanya acara ini, semoga acara ini dapat berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat dan santri-santri Al Husainy,” kata wawali.

Feri menyampaikan semua pihak memang perlu mengetahui penggunaan IT secara bijak. Apalagi pemerintah terus mengembangkan infrastruktur termasuk di dalamnya jaringan informasi dan komunikasi. Sehingga santri-santri harus siap untuk memanfaatkannya.

“Program ini selaras dengan program Pemerintah Kota Bima yaitu target menciptakan 10.000 wirausaha baru,” tandasnya.

Perwakilan Santripreneur Indonesia KH Ahmad Hambali mengatakan, teknologi informasi bagi para santri mempunyai sisi positif dan negatif. Sisi positifnya bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan berbisnis. Sebaliknya bisa juga menjerumuskan para santri jika tidak dibimbing dan diberikan pengarahan yang baik.

“Para santri dan siswa-siswi harus memaksimalkan sisi positif dengan adanya media sosial. Misalnya digunakan untuk mengembangkan bisnis,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes Al Husainy KH Ramil H Ahmad menyampaikan pihaknya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan di tempatnya. Diharapkan ilmu yang didapat benar-benar dimanfaatkan oleh santri dalam mengembangkan keahlian diri terutama dalam hal bisnis/berwirausaha.

“Semoga bisa berlanjut program-program baru untuk pengembangan potensi santri-santri,” ucapnya.

Salah satu narasumber M Agus Susilo menyampaikan bahwa teknologi informasi penggunaannya sekarang dilindungi oleh undang-undang. Barang siapa yang menyalahgunakannya bisa terjerat pasal-pasal yang pada akhirnya membawa si pengguna ke dalam penjara.

“Para santri diharapkan bisa menggunakan IT terutama internet untuk mengembangkan potensi Kota Bima,” sambungnya.

Narasumber terakhir KRT Noorwahyudi  mengatakan,  pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang kewirausahaan. Bahwa dalam dunia yang semakin maju ini, tidak menutup kemungkinan hampir semua bidang bisnis menggunakan teknologi informasi untuk menunjang keberlangsungan suatu bisnis atau perusahaan. (ida/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks