alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Sadis, Petani di Kota Bima Gorok Adik dan Ipar Sendiri di Ladang Jagung

KOTA BIMA- Sadid. Seorang pria berinisial  HS, 41 tahun diduga  menggorok adik dan iparnya sendiri, Fatimah dan Jamaludin, Sabtu (20/6).

Peristiwa berdarah itu terjadi di kebun jagung korban di Kelurahan Nitu, Kota Bima. Setelah menggorok korban, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di kebun jagung.

’’Korban sedang dirawat di rumah sakit karena lukanya cukup parah,’’ kata Kasubbag Humas Polres Bima Kota AKP Hasnun.

Beberapa jam setelah melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban, pelaku berhasil ditangkap. Petani asal Kelurahan Nitu dibekuk Tim Puma Polres Bima Kota sekitar pukul 11.40 Wita.

’’Dua korban ini merupakan saudara ipar pelaku sendiri. Kejadiannya di kebun jagung milik pelaku,’’ jelasnya.

Peristiwa naas itu terjadi ketika dua korban datang ke perkebunan jagung untuk membantu pelaku menggiling jagung. Namun, pelaku yang sudah punya dendam lama terhadap adik iparnya itu, menggorok leher korban Jamaludin terlebih dahulu. “Fatimah, istri Jamaludin datang untuk melerai juga digorok lehernya oleh pelaku,’’ beber Hasnun.

Setelah menggorok leher adik dan ipar, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di pegunungan di sekitar  kebun jagung. Tim Puma Satreskrim bersama Personil Polsek Rastim, langsung turun ke TKP untuk mengejar dan membekuk pelaku.

Pelaku kata Hs, mengakui perbuatannya dan telah membuang senjata tajam (Sajam) yang digunakan menggorok korban ke semak belukar. Setelah dicari, tidak lama barang bukti Sajam tersebut ditemukan Tim Puma. “Untuk pelaku beserta barang bukti Sajam diamankan ke Mako Sat Reskrim. Sementara dua korban dalam penanganan medis,” pungkas Hasnun. (ydh/r8)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks