alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Malu Anak Gadis “Digarap” Duda, Sorang Ayah di Dompu Nekat Gantung Diri

DOMPU-Seorang ayah nekat gantung diri di kebun miliknya di Desa Raba Baka, Kecamatan Woja. Beruntung, nyawa IH, 47 tahun ini selamat setelah dilarikan ke RSUD Dompu oleh warga setempat.

Aksi nekat IH lantaran stres. Dia tidak kuat menahan rasa malu setelah mendengar pengakuan anak gadisnya S (inisial). Saat diinterogasi penyidik Unit PPA Polres Dompu, S mengaku menjadi korban persetubuhan seorang duda di  Kelurahan Kandai Dua.

Kanit IV PPA Satreskrim Polres Dompu AIPDA Ahmad Rimawan mengatakan, percobaan bunuh diri dilakukan IH pada Senin siang (22/6). Di kebun yang tidak jauh dari perkampungan. Dia gantung diri dengan jaket yang diikat di pohon dekat gubuk.

Sebelum diselamatkan banyak orang, seorang warga sempat lari ketakutan, karena mengira IH sudah meninggal dunia. Beruntung nyawanya tertolong, setelah sejumlah warga menyelamatkan dari jeratan maut.

“IH dirawat beberapa hari di RSUD, karena sempat tidak sadarkan diri,” kata Ahmad Rimawan.

Sebelum aksi nekatnya itu, IH sempat mendampingi anak gadisnya yang diperiksa di ruang unit PPA terkait kasus persetubuhan. Karena malu dan stres mendengar pengakuan anak gadisnya, dia lantas minta pamit pulang.

IH menelpon sang istri dan memberitahukan, dia tidak akan lagi pulang ke rumah. Jika ingin temui dirinya, dia meminta sang istri untuk datang ke tempat pertama mereka bertemu (kebun). “Saat itu juga IH menuju kebun dan mencoba mengakhiri hidup,” jelas polisi kelahiran Kota Bima ini.

Kasus persetubuhan itu terungkap kata Rimawan, karena S seharian tidak pulang ke rumah, sejak Sabtu (20/6). Orang tua dan pihak keluarga berupaya mencarinya, namun tidak membuahkan hasil.

Minggu malam (21/6), diperoleh informasi , S sedang berada di rumah seorang duda muda. Setelah diselidiki, tenyata informasi itu benar.

Pihak keluarga dan beberapa warga  langsung mendatangi rumah duda tersebut. Saat  itu S bersembunyi di bawah kolong meja di dapur. “Malam itu juga keluarga korban melaporkan kasus persetubuhan pada Polres Dompu,” sebut bapak tiga anak ini.

Sementara terduga pelaku kata dia, dibekuk Senin pagi  di kediamannya. Dia ditangkap saat sedang membereskan pakaian karena berniat kabur. “Setelah dapat info dari Bhabinkamtibmas, saya dan satu anggota langsung menuju rumah terduga pelaku dan menangkapnya,” kata Rimawan.

Proses penyidikan kasus persetubuhan tersebut terus dilakukan. Sejumlah saksi termasuk ayah korban, IH sudah dimintai keterangan setelah dinyatakan sembuh, Rabu (24/6).

Sedangkan korban mengakui perbuatannya. Dia mendatangi rumah tersebut karena diminta terduga pelaku. “Korban dan pelaku status pacaran. Mereka sudah menjalin hubungan asmara sekitar sebulan, sebelum keduanya melakukan hubungan layak suami isteri,” bebernya.

Korban menceritakan, hubungan layak suami isteri itu dilakukan pelaku dan korban atas dasar suka sama suka. Korban bahkan mengaku hubungan seperti pertama dilakukan dengan pacarnya.

“Awalnya korban beralibi dipaksa dan diancam pacarnya. Setelah diminta jujur, akhirnya dia mengakui perbuatan itu atas dasar suka sama suka,” pungkasnya. (jw/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks