alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Apes, Order iPhone 13 Pro Max, Malah Dapat Sabun Botolan

Tren berbelanja online dalam beberapa tahun terakhir dilaporkan mengalami peningkatan signifikan di banyak negara di seluruh dunia. Hal ini juga semakin diperkuat dengan aturan pembatasan mobilitas masyarakat karena pandemi Covid-19 yang sudah melanda selama hampir dua tahun belakangan ini.

Kendati sekarang sudah jadi tren dan banyak dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kalangan, tidak mudah bagi mereka untuk bisa percaya pada platform belanja daring. Ada semacam trust issue atau krisis kepercayaan publik pada website atau aplikasi belanja saat tren itu baru hadir.

Mereka enggan membeli barang secara online lantaran khawatir barang tidak sampai atau takut ditipu. Selain itu, pengalaman belanja online yang tidak melihat barang secara langsung juga menjadi tantangan tersendiri mana kala e-Commerce atau marketplace digital pertama kali hadir sekira kurang dari 10 tahun lalu.

Namun kini keadaan telah berubah. Banyak masyarakat mulai percaya pada pengalaman belanja online karena selain praktis, nyatanya membeli barang lewat aplikasi di smartphone atau komputer mereka juga sangat mudah. Jadilah belanja online saat ini jadi tren dan banyak digandrungi masyarakat dengan berbagai tawaran dan promo menarik.

Meski rasa percaya sudah tumbuh, sayangnya masih ada pedagang atau oknum nakal yang coba-coba meraup keuntungan dengan merugikan orang lain lewat tren belanja online ini. Seperti yang dialami oleh seorang perempuan dari Inggris ini.

Baca Juga :  iPhone 14 Tanpa Slot Sim Card?

Dikutip dari Mirror, perempuan yang diketahui bernama Khaoula Lafhaily disebut-sebut melakukan pemesanan iPhone 13 Pro Max dari Sky Mobile. Sky Mobile adalah operator lokal yang cukup terpercaya dan harusnya bisa jadi jaminan bahwa produk yang diterima akan sesuai pesanan dan pastinya asli.

Sayangnya, ketika menerima paket, pembeli apes ini justru menemukan dirinya tidak memperoleh iPhone 13 Pro Max yang dipesannya. Alih-alih unit iPhone yang ditunggu, ia justru menerima sebuah botol sabun tangan seharga GBP 1 atau sekitar Rp 19 ribuan.

Dijelaskan juga bahwa perempuan ini membeli iPhone 13 Pro Max tersebut dengan skema cicilan. Dia membeli iPhone 13 Pro Max dengan masa kontrak cicilan selama 36 bulan dengan harga GBP 1.500 poundsterling alias sekitar Rp 29 jutaan.

Peristiwa ini tentu mengecewakan Lafhaily. Apalagi perempuan berusia 32 tahun itu membeli iPhone secara resmi dari operator seluler, bukan toko online yang kadang kredibilitasnya dipertanyakan. “Bisakah Anda bayangkan? Saya benar-benar syok dan sangat membutuhkan ponsel. Itu pasti dicuri, itu mengerikan,” kata Lafhaily.

Baca Juga :  Bahaya NeoCov, Hanya Perlu 1 Mutasi Tulari Manusia dan Picu Kematian

Kronologinya, Lafhaily membeli iPhone 13 Pro Max pada akhir Januari lalu dan memilih pengiriman di hari berikutnya. Tapi kurir tak kunjung datang dan mengirim pesan ke Lafhaily bahwa dirinya ‘terjebak macet.’

Si kurir, kata Lafhaily, datang namun anehnya malah tidak membawa paket ponsel tersebut, hanya foto pintu depan rumah dan pergi lagi tanpa mengetuk dan meninggalkan paket. Di hari berikutnya, kurir berbeda datang dengan paket yang isinya botol sabun tangan.

“Kami melihat sopir (kurir) itu menepi di rumah kami, mengambil foto dari luar rumah, lalu pergi. Tetapi pengemudi memberi tahu kami bahwa dia datang mengetuk pintu dan tidak ada seorang pun di rumah, hingga ia akan kembali lagi keesokan harinya, tapi kami melihatnya dari jendela – itu benar-benar bohong!” lanjut Lafhaily.

Lafhaily langsung mengadukan masalah yang dialaminya ke Sky Mobile setelah menerima paket isi botol sabun. Operator mengatakan akan segera melakukan penyelidikan, tetapi Lafhaily mengaku sudah seminggu tidak ada kontak apa pun dari pihak perusahaan. (*)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/