alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Pasien Cepat Membaik, Inggris Setujui Obat Covid-19 Molnupiravir

Obat Covid-19 jenis oral Molnupiravir kini sudah disetujui di Inggris. Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui obat asal Amerika Serikat tersebut.

Obat oral itu digunakan di Pusat Kesehatan Nasional (NHS). Sekretaris Kesehatan Sajid Javid mengatakan pil anti-virus Lagevrio atau Molnupiravir bisa diminum di rumah. Pil ini akan menjadi jalan keluar bagi lansia dan mereka yang lebih berisiko dari Covid.

Pemerintah Inggris telah mengamankan 480 ribu pil. Obat ini telah terbukti dalam uji klinis untuk mengurangi risiko rawat inap atau kematian untuk orang dewasa yang berisiko dengan Covid-19 ringan hingga sedang hingga 50 persen. Molnupiravir adalah untuk pasien Covid-19 dan memiliki setidaknya satu faktor risiko seperti obesitas, berusia di atas 60 tahun, diabetes, atau penyakit jantung.

“Hari ini adalah hari bersejarah bagi negara kami, karena Inggris sekarang adalah negara pertama di dunia yang menyetujui antivirus yang dapat dibawa pulang untuk penyembuhan pasien Covid-19,” kata Sajid Javid.

Baca Juga :  Apes, Order iPhone 13 Pro Max, Malah Dapat Sabun Botolan

“Ini akan menjadi gamechanger bagi mereka yang paling rentan dan imunosupresi,” jelasnya.

Pasien Membaik dalam 5 Hari

Uji coba nasional akan dijalankan oleh National Institute for Health Research. Mereja akan mencari sukarelawan yang mendaftar yang kemudian akan diberikan pil. Pasien diberikan obat 2 kali sehari selama 5 hari setelah menunjukkan gejala.

Peserta uji coba diharapkan dibatasi pada orang di atas 18 tahun dengan sistem kekebalan yang terganggu dan orang dewasa di atas 50 tahun dengan faktor risiko Covid-19 seperti obesitas atau diabetes. Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA) mengatakan obat itu aman dan efektif untuk mengurangi risiko masuk rumah sakit dan kematian pada orang dengan Covid-19 ringan hingga sedang yang berisiko ekstra terkena virus.

Baca Juga :  FBI Ungkap Dokumen Rahasia Tragedi 9/11: Saudi Tidak Terlibat

Obat dari Ridgeback Biotherapeutics dan Merck Sharp & Dohme (MSD), bekerja dengan cara menipu, yakni mengganggu replikasi virus. Obat tersebut mencegah virus berkembang biak, menjaga tingkat virus tetap rendah di dalam tubuh dan karenanya mengurangi keparahan penyakit. MHRA mengatakan obat itu harus diminum sesegera mungkin setelah tes positif Covid-19 dan dalam lima hari pertama.

Profesor Stephen Powis, direktur medis nasional untuk NHS di Inggris, mengatakan NHS akan mampu memimpin dunia dalam melindungi jutaan orang dari Covid-19. Selain itu ada pula program vaksinasi untuk melindungi dari Covid-19.

“NHS siap mendukung studi yang direncanakan tentang molnupiravir dan antivirus lainnya pada pasien dengan risiko komplikasi yang lebih tinggi, dan untuk menyediakan peluncuran yang lebih luas jika terbukti secara klinis dan hemat biaya dalam mengurangi rawat inap dan kematian,” katanya. (JPG)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/