alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Seorang WNI Disandera Milisi Houthi di Yaman, Ini Penjelasan Kemenlu

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang disandera milisi Houthi di Yaman berada dalam kondisi sehat. Hal ini disampaikan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, Rabu (12/1).

Penyanderaan terjadi pada 7 Januari 2022 ketika pria tersebut bertugas sebagai awak di sebuah kapal pengangkut peralatan medis untuk rumah sakit lapangan di Arab Saudi. Kapal tersebut dihadang oleh milisi Houthi ketika berada di Pulau Socotra, Yaman.

“ABK dengan inisial SHP telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga dan menginformasikan bahwa kondisinya dalam keadaan sehat dan mendapatkan perlakuan yang baik dari pihak Houthi,” ujar Judha dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (12/1).

Baca Juga :  Wow, ada TV yang Mengeluarkan Rasa

SHP bekerja di kapal kargo Rwabee milik Uni Emirat Arab (UEA).

“Kapal tersebut saat ini ditahan oleh kelompok Houthi di Yaman. Terdapat 10 ABK lainnya dari berbagai kewarganegaraan,” kata Judha.

Kemenlu melalui Perwakilan RI yang berada di Abu Dhabi, Muscat, dan Riyadh sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk segera memulangkan SHP.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Corps Alumni Bumiseram Makassar (CABM), pelaut yang disandera oleh milisi Houthi di Yaman itu bernama Surya Hidayat Pratama. Saat ini, Surya beserta 10 rekannya dari berbagai negara telah dipindahkan ke Porta Camp di Yaman. CABM adalah organisasi alumni Politeknik Ilmu Pelayaran dan Surya menjadi anggotanya. (jpg)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/