Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jokowi Jadi Satu-Satunya Mantan Kepala Negara di Dewan Penasihat Bloomberg!

Lalu Mohammad Zaenudin • Rabu, 24 September 2025 | 11:41 WIB
SILATURRAHMI : Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/12) malam.
SILATURRAHMI : Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/12) malam.

 

LombokPost - Dari 22 nama tokoh dunia yang duduk di Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy, hanya ada satu mantan kepala negara: Joko Widodo.

Penunjukan ini diumumkan resmi melalui situs Bloomberg New Economy. “Pengalaman kepemimpinan Jokowi di Indonesia sangat penting,” tulis organisasi itu.

Dewan ini dipimpin dua tokoh besar: Gina Raimondo, mantan Menteri Perdagangan Amerika Serikat, dan Mario Draghi, mantan Perdana Menteri Italia sekaligus mantan Presiden Bank Sentral Eropa.

Michael R. Bloomberg, pendiri Bloomberg LP, memuji kiprah kedua co-chair ini. Ia menekankan misi dewan semakin penting di tengah krisis iklim dan ketidakpastian geopolitik.

Selain Jokowi, deretan nama yang masuk dewan antara lain: Gan Kim Yong (Wakil PM Singapura), Gita Gopinath (Wakil Direktur IMF), hingga Noubar Afeyan (pendiri Moderna).

Ada pula nama Kai-Fu Lee (CEO 01.AI), Dawn Fitzpatrick (CEO Soros Fund), hingga David Vélez (pendiri Nubank). Tokoh-tokoh ini mewakili lintas sektor mulai dari bisnis, teknologi, hingga lembaga internasional.

Jokowi menjadi sosok unik. Ia hadir bukan sebagai ekonom akademik atau bankir internasional, melainkan pemimpin negara berkembang dengan latar teknokrat dan pengusaha.

Perjalanan politiknya pun berbeda. Ia adalah presiden pertama RI yang tidak berasal dari elite politik atau militer.

Faktor ini membuat pandangannya dianggap segar, terutama dalam merumuskan kebijakan yang menghubungkan sektor publik dengan dunia usaha.

Dengan posisinya, Jokowi kini menjadi juru bicara penting negara berkembang di forum elit dunia.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Indonesia #dewan penasihat global #Jokowi #ekonomi dunia #Bloomberg New Economy