LombokPost - Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal balistik dan drone ke arah Israel serta target militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, dalam eskalasi konflik yang semakin intens.
Rekaman yang disiarkan media Iran memperlihatkan peluncuran rudal secara beruntun ke langit , dalam apa yang disebut sebagai bagian dari gelombang serangan ke 72.
“Gelombang rudal diluncurkan menuju target di Israel dan Armada Kelima Amerika,” demikian narasi yang disampaikan media Iran, seperti dikutip, Minggu (22/3).
Serangan berlapis ini bukan kejadian pertama. Dalam beberapa pekan terakhir, Iran secara konsisten menggunakan pola “wave attack”—meluncurkan puluhan rudal dan drone dalam satu waktu untuk menekan sistem pertahanan lawan.
Target yang disasar juga semakin luas. Selain wilayah Israel, serangan Iran sebelumnya telah menjangkau pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, termasuk markas Armada Kelima di Bahrain yang dilaporkan mengalami kerusakan dalam serangan sebelumnya.
Pola serangan simultan ini dirancang untuk membebani sistem pertahanan udara, yang meskipun canggih, memiliki keterbatasan dalam menghadapi serangan dalam jumlah besar secara bersamaan.
Di sisi lain, serangan berulang ini menunjukkan bahwa meski Iran menghadapi tekanan militer besar, termasuk serangan terhadap fasilitas dan elite strategisnya, kemampuan ofensif negara tersebut belum melemah secara signifikan.
Justru, frekuensi gelombang serangan yang terus meningkat menandakan bahwa konflik telah memasuki fase intensitas tinggi, dengan potensi eskalasi yang semakin luas.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin