LombokPost - Citra satelit mulai memperlihatkan dampak serangan rudal Iran di sejumlah wilayah Israel, termasuk Tel Aviv, Dimona, dan Beit Shemesh, dengan kerusakan terlihat pada bangunan serta kawasan permukiman.
Militer Israel Defense Forces mengakui adanya serangan yang berhasil menembus sistem pertahanan udara.
“Sebagian besar rudal berhasil dicegat, namun beberapa di antaranya menghantam wilayah Israel,” demikian pernyataan militer Israel, seperti dikutip Sabtu (28/3).
Dampak serangan tersebut tidak hanya terlihat dari citra udara, tetapi juga tercermin dari jumlah korban yang terus bertambah di lapangan.
"Lebih dari 100 orang terluka akibat serangan rudal Iran di wilayah selatan Israel,” demikian laporan yang dihimpun dari otoritas setempat.
Visual dari citra satelit menunjukkan kerusakan terlokalisasi di sejumlah titik, termasuk bangunan permukiman, fasilitas umum, serta infrastruktur perkotaan.
Di Beit Shemesh, serangan sebelumnya bahkan dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pada rumah serta tempat ibadah.
“Serangan rudal menghantam kawasan permukiman dan menyebabkan kerusakan signifikan,” demikian pernyataan pejabat Israel di lokasi kejadian.
Sementara itu, di kawasan Dimona dan Arad, serangan terbaru memperlihatkan bahwa tidak semua proyektil berhasil dicegat, bahkan di wilayah yang dekat dengan fasilitas strategis.
"Kami akan meninjau kegagalan intersepsi ini secara menyeluruh,” demikian pernyataan militer Israel terkait insiden di Dimona.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin