alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

PPHI Siap Kembangkan Pariwisata Halal NTB

MATARAM-Pengurus Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) NTB telah terbentuk. PPHI NTB siap mendukung pengembangan pariwisata halal di Bumi Gora.

“Program PPHI NTB disesuaikan dengan program DPP PPHI dan Pemprov NTB,” kata Ketua PPHI NTB H Saifudin Zohri saat memimpin rapat di hotel Sunwood, Jumat (31/1).

Dijelaskan, PPHI merupakan kelanjutan dari AHSIN (Asosiasi Hotel dan Restoran Syariah Indonesia). PPHI wadah organisasi tempat berkumpulnya pelaku industri pariwisata halal di Indonesia yang terdiri dari asosiasi-asosiasi di bidang pariwisata halal sesuai profesinya dan jenis industrinya. “Pemilik usaha yang bergerak dalam industri pariwisata halal dan individu peminat dan pegiat pariwisata halal,” paparnya.

Tujuan organisasi ini, bersama pemerintah dan anggota PPHI serta pemangku kepentingan pariwisata halal mengembangkan dan mewujudkan pariwisata halal yang berkesinambungan dan berkeadilan. Terutama untuk menuju industri pariwisata halal yang madani.

Untuk itu telah disusun program kerja PPHI NTB dalam waktu satu tahun ke depan. Ada seminar dengan tema Halal Tourism & Virtual Halal Table Top, Lombok Sumbawa Virtual Halal Travel Mart, sosialisasi wisata halal, halal tourism award tingkat Provinsi NTB, khazanah halal tourism/ khazanah Ramadhan dan sosialisasi rekrutmen anggota.

Seminar pariwisata halal akan melibatkan pihak hotel, pelaku wisata, pemerintah dan mahasiswa. Ini untuk memberikan pengetahuan sebagai knowledge produk pelaku wisata di NTB.

Sosialisasi wisata halal bekerjasama dengan dispar untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pariwisata halal kepada masyarakat. Khususnya pokdarwis, pengusaha, dan pelaku lainya dengan menggunakan buku pedoman IMTI, perda, renstra pariwisata halal Indonesia dan pedoman penyelenggaraan pariwisata halal Indonesia.

“Seminar akan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PPHI NTB. In syaa Allah bulan depan,” paparnya.

Sedangkan, Lombok Sumbawa Virtual Halal Travel Mart rencananya akan digelar setelah pelantikan. Ini merupakan program sebagai sarana untuk membantu menghubungkan seller dengan buyer melalui media online.

“Targetnya 1.000 lebih buyer di seluruh dunia, khususnya negara yang mengembangkan pariwisata halal seperti Singapura, Thailand, negara-negara Timur Tengah, Jepang, dan lainnya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Zohri itu juga mengajak para pelaku usaha wisata untuk bergabung dengan PPHI NTB. “Keuntungannya sangat banyak,” ujarnya.

Melalui PPHI, pelaku usaha bisa memperluas jejaring industri pariwisata halal. Kemudian mendapatkan perkembangan informasi pariwisata halal. Selain itu dapat mengikuti program pemasaran di dalam dan luar negeri. “Dapat juga mengikuti pengembangan sumber daya manusia,” pungkasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks