alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Era Baru, HUT Pegadaian Ke-118 Bersama Judika

MATARAM-PT Pegadaian (Persero) 1 April 2019 telah berusia 118 tahun. Khusus perayaan puncak Kantor Wilayah Denpasar menggelar di Lombok. Bintang tamu yang diundang pun tak tanggung memboyong Judika ke Hotel Lombok Raya, Jumat (3/5).

”Kini kami mengusung transformasi menuju Era Baru The Gade,” kata Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah di sela-sela peringatan HUT.

 

Perusahaan yang berdiri sejak 1 April 1901 ini siap melesatkan kinerja perusahaan dan bisnis. Pada 2019 adalah era tranformasi.

”Restorasi pada 2019 yaitu insan Pegadaian harus melakukan perubahan mindset, bisnis dan dalam meraih pasar,” ujarnya.

 

Dalam transformasi ini, jajaran Board of Director (BOD) Pegadaian selalu fokus pada dua hal utama. Pertama BOD akan terus fokus pada bagaimana bisa meraih kinerja yang excellent. Kedua secara terus-menerus BOD bisa meningkatkan kesejahteraan karyawan. Untuk mewujudkan kedua hal di atas, maka seluruh Insan Pegadaian harus bisa guyub, rukun, bersatu. Khususnya dalam menghadapi perubahan yang cepat dan persaingan bisnis yang makin ketat.

”Kuncinya adalah keterbukaan dalam berkomunikasi. Karena dengan keterbukaan maka akan menciptakan kekompakan, dan dengan kekompakan akan lebih mudah untuk memajukan perusahaan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Pegadiaan diisi lomba cerdas cermat, dilanjutkan dengan lomba vlog, sekaligus bertukar pengalaman terkait cara metode menjaring nasabah. Disampaikan target 2019 Kanwil VII Denpasar dari sisi Nasabah di tahun 2019 ditetapkan sebanyak 1,32 juta atau tumbuh 10,38 persen dari tahun 2018.

Target Rekening sebanyak 2,33 juta naik 25,54 persen. Target outstanding loan (OSL) atau penyaluran pinjaman yang direalisasikan perseroan Rp 4,49 Miliar naik 13,03 persen. Target Pendapatan Usaha Rp 1,37 Triliun naik 19,65 persen. Target Laba Usaha Rp 700,21 Miliar naik 20,05 persen.

“Pegadaian Denpasar tahun ini ditargetkan pertumbuhan OSL Rp4,6 triliun. Pada 2023 target pertumbuhan OSL di kisaran Rp10,25 triliun atau ada peningkatan 2,5 kali lipat,” katanya.

Disamping target tersebut, khusus di Kanwil Denpasar memiliki target sendiri. Ingin menjadikan Kanwil Denpasar “Juara”. Untuk mencapai target tersebut pihaknya bertekad menerapkan filosofi kerja sesuai tema, yaitu #1 Team, Visi, Tujuan, Rencana, Eksekusi Rasa, Energy.

”Kami yakin dengan semangat dan komitmen yang kuat, target tersebut dapat tercapai dengan baik,” tambahnya. Dalam mencapai target ini, berbagai inovasi produk dan layanan baru pun telah diluncurkan. Semua itu ditandai dengan transformasi “Era Baru The Gade”.

 

Di antaranya layanan digital atau Pegadaian Digital Service yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan Pegadaian secara online di smartphone atau gadget. Lalu ada investasi tabungan emas yang bisa juga digunakan untuk jaminan haji, digadaikan kembali atau hal lainnya.

Itu berarti masyarakat yang tidak bisa langsung investasi dengan biaya tinggi bisa hanya dengan Rp 6 ribu sudah bisa menabung emas dan investasi Puncak Perayaan Pegadaian HUT ke-118 di Lombok karena memberikan apresiasi kepada semua insan Pegadaian di Lombok. Walau beberapa waktu lalu ada gempa mengguncang Lombok namun daerah ini bisa exited melewati target yang ditentukan. Ini juga untuk recovery agar kembali fresh, segar bugar, dan sekaligus memberikan hiburan.

”Disini pertumbuhan mencapai 10,29 persen. Ini patut diapresiasi, walaupun ada bencana tetapi kinerja tetap OK,” tambahnya.

Peserta yang hadir adalah dari Pemimpin Wilayah, Inspektorat Wilayah, Deputy Operasional, Para Deputy Bisnis Area, dan Para Pejabat Cabang. Ada juga hadir para pegawai juara dari area Denpasar 1, Denpasar 2, Area Ampenan, Dompu, Kupang dan Area Ende.

Ini tentunya dimeriahkan semua insan Pegadaian yang ada di Lombok termasuk dari Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP) dari semua area juga turut hadir. Kisaran orang yang hadir 700 orang. Suasana makin meriah ketika ratusan pegawai Pegadaian yang hadir berjoget bersama diiringi alunan musik bersama artis Nasional Judika yang membuat suasana makin hidup. (nur)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.
Enable Notifications    Ok No thanks