alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

TANJUNG-Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah. “Bagaimana pun kondisinya, kami tidak akan lelah melakukannya,” kata Plh Kepala BKSDA NTB Lugi Hartanto, pada Lombok Post Jumat (17/7). 

Hal itu dibuktikan dengan pelepasliaran tukik (bayi penyu), jenis penyu lekang atau Lepydocelys olivaceae, sebanyak 125 ekor di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan tersebut, juga ditandai dengan Deklarasi Peduli Konservasi Penyu oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas LHK NTB, BKSDA NTB, DWP Balai TNGR, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu (BPTHHBK), dan Balai Pengelolaan Daerah Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dodokan Moyosari. 

“Kita sama-sama berkolaborasi dan berkoordinasi, punya visi dan misi yang sama terhadap pelestarian hewan ini,” ujarnya.

Alasannya mengajak DWP Dinas LHK NTB, agar peran ibu sebagai guru pertama bagi keluarga, diharapkan bisa mengedukasi anak-anaknya, bahwa pentingnya melestarikan makhluk hidup. Selain pemerintah, Lugi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, yakni kelompok Turtle Conservation Community (TCC) Nipah, yang telah melakukan upaya pelestarian penyu, dengan menetaskan telur penyu semi alami. Bukan itu saja, mereka juga kerap menggelar kegiatan patrol pantai, bersih pantai. 

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan saya berharap, semangat ini tetap ada,” tandasnya.  

Kepala Desa Malaka H Akamaluddin Ikhwan menceritakan pengalamannya dalam melestarikan penyu. sebelum ada penetasan semi alami di Dusun Nipah, setiap tanggal 15 saat bulan purnama, 15-20 nelayan mengambil telur penyu di sepanjang Pantai Nipah.

“Alhamdulillah dengan keberadaan Kelompok Pelestari Penyu TCC Nipah aktivitas illegal tersebut tidak ada lagi,” tegasnya. 

Ketua DWP Dinas LHK NTB Poppy Pudjawati mengimbau kepada seluruh anggotanya, untuk turut mendukung upaya pelestarian penyu dengan tidak mengonsumsi, tidak membuang sampah sembarangan, mendukung pendidikan konservasi penyu sejak dini, serta mendukung ekowisata berbasis konservasi penyu.

“Kami juga berharap, dengan donasi yang kami berikan, sebagai adopsi penyu kepada kelompok TCC Nipah, menjadi pemicu semangat dan upaya pelestariannya,” tegas dia. (yun)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks