alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

BRI Mataram Genjot Penyaluran KUR 2019

MATARAM-BRI Cabang Mataram menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2019. Ini dikarenakan sejak gempa lalu, penyaluran KUR awal tahun 2019 minim tidak seperti pada penyaluran awal tahun 2018 lalu.

”Saya pun langsung turun pengecekan penyaluran KUR di beberapa unit,” kata Pimpinan BRI Cabang Mataram Moch Harsono di kantornya beberapa hari lalu.

Hasil kunjungan ini ditemukan karena omset dari nasabah KUR pascagempa banyak turun. Penghasilan lalu yang selama sebulan bisa dapat puluhan juta rupiah, kini pascagempa tinggal satu juta rupiah. Bahkan penghasilan ini bisa kurang lagi.

”Seperti warung makan, pengunjung yang makan biasanya ramai, saat ini hanya beberapa orang pengunjungnya,” jelasnya.

Beberapa UMKM yang dikunjungi menyampaikan keluhannya. Ada biasanya UMKM dalam sehari pembelinya mencapai enam orang lebih. Saat ini pembelinya dalam seminggu hanya dua orang. Ini pastinya berdampak pada penghasilan UMKM.

Baca Juga :  PIM NTB Hadir, Kembangkan Potensi Daerah dan Perempuan

”Keluhan UMKM yang kami terima pendapatan begitu merosot,” ujarnya.

Penyaluran pembiayaan awal tahun 2019 ini turun dibandingkan akhir tahun 2018. Penurunan ini juga akibat dari mahalnya harga tiket dan bagasi berbayar. Jadi nasabah sektor pariwisata yang paling banyak berdampak akan kondisi ini.

”Nasabah oleh-oleh yang paling terkena imbas ini,” jelasnya.

BRI terus berupaya untuk mendorong KUR ini. Khusus nasabah lama, BRI bisa memberikan kelonggaran pembayaran angsuran.

”Pencairan nasabah baru yang kami agak kesulitan. Kondisi ini hampir merata,” terangnya.

Dalam menggenjot penyaluran KUR ini, BRI akan mencari potensi lainnya. Seperti saat ini yang menjanjikan kepada pengusaha bahan bangunan. Hal ini dipertimbangkan karena kebutuhan akan bahan bangunan saat ini meningkat untuk masa pembangunan kembali pascagempa.

Baca Juga :  New Carry Pick Up Resmi Hadir di Lombok

”Untuk pengusaha bangunan kami siapkan KUR kecil maksimal Rp 25 juta dan KUR mikro mulai dari Rp 25 ke atas,” tambahnya.

Target penyaluran KUR 2019 tetap naik. Tahun ini ditargetkan Rp 80 miliar. Sedangkan hingga Februari 2019 penyaluran KUR masih minus. Karena penyaluran KUR nasabah baru yang kesulitan saat ini. ”BRI akan tetap berusaha. Mudah-mudahan pasca pemilu ada peningkatan dan pergerakan positif penyaluran KUR,” tandasnya. (nur)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/