alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Mandiri Syariah Region VI/Surabaya Serahkan Bantuan APD

MATARAM-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Region VI/Surabaya yang membawahi daerah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada rumah sakit rujukan Covid-19. ”Ini sebagai wujud kepedulian semua yang ada di BSM,” kata Branch Manager BSM Mataram Nur Intan pada Lombok Post, kemarin (3/5/2020).

Bantuan APD diberikan kepada RSUD Provinsi NTB dan RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat. Penyerahan dilakukan Branch Manager Nur Intan kepada Direktur Utama RSUD Provinsi NTB dr Lalu Hamzi Fikri dan Direktur Utama RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat drg Arbain Ishak di Lombok Barat.

Nur Intan menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan Mandiri Syariah kepada dokter, paramedis, serta semua tim kesehatan yang terlibat. Khususnya sebagai garda terdepan penanganan pandemik Covid-19 di Indonesia.

”Alhamdullilah, bantuan ini merupakan bagian dari bantuan senilai total Rp 3,05 miliar berupa 2.500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 100 ribu masker kepada 105 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia,” terangnya.

Bantuan berasal dari Manajemen Mandiri Syariah ditambah donasi nasabah dan pegawai yang terkumpul melalui aplikasi Mandiri Syariah Mobile (MSM). Pada kesempatan tersebut, Nur Intan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya dokter dan paramedis dalam dedikasinya menangani Covid-19.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua petugas medis dan tenaga relawan yang turun langsung dalam penanganan Covid-19. ”Tidak banyak yang dapat kami lakukan, saat ini kami berusaha membantu dalam bentuk  APD, ujarnya.

Selain bantuan tersebut, Mandiri Syariah dan Yayasan BSMU menggelar berbagai aksi kolaborasi peduli Covid-19. Diantaranya layanan call center untuk konsultasi dan informasi Covid-19 yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Penyediaan handsanitizer dan antiseptik bagi masyarakat yang membutuhkan. Pendampingan ODP dan PDP bersama Puskesmas dan tenaga medis, penyemprotan desinfektan untuk 28 titik masjid, pesantren dan fasilitas,  dan lain-lain.

Pandemi Covid-19 ini menurutnya, ujian bagi semua dan mendorong masyarakat untuk saling peduli kepada tim medis dan kepada mereka yang secara ekonomi juga terdampak. ”Karena itu kami berterima kasih kepada nasabah yang dalam waktu singkat sejak dibukanya aplikasi donasi pada awal Maret telah bersedia menyisihkan dananya melalui MSM hingga terkumpul Rp 1,3 miliar lebih,” tambahnya.

Selain menyelenggarakan aksi kepedulian, Mandiri Syariah juga telah menggelar doa serentak bersama pegawai di seluruh Indonesia. Pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan keluarga, disiplin mencuci tangan dengan cara yang benar dan menggunakan sabun, meningkatkan kesehatan dan imunitas tubuh. Memakai masker dan mematuhi pesan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan berusaha sebisa mungkin untuk #dirumahsaja.

Untuk kebutuhan transaksi perbankan, Mandiri Syariah gencar mengimbau nasabah untuk mengoptimalkan layanan digital Mandiri Syariah Mobile (MSM) dan Netbanking. Untuk pembukaan rekening, Mandiri Syariah juga telah memiliki aplikasi Buka Rekening Online melalui MSM, sehingga nasabah tidak perlu datang ke Kantor Cabang. ”Semoga apa yang kami lakukan dapat sedikit meringankan. Insya Allah kita dapat melewati semua ini dengan baik,” kata perempuan berhijab ini. (nur/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks