alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Investor di Mandalika Mulai Ambil Ancang-ancang

MATARAM-Pasca euforia MotoGP, kawasan Mandalika, Lombok Tengah (Loteng) diyakini makin menjadi pusat perhatian. ”Banyak pihak yang tertarik dengan keberadaan sirkuit Moto GP di Mandalika, khususnya para investor di luar sana,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB H Lalu Gita Ariadi pada Lombok Post, kemarin (4/3).

Tingginya animo pengusaha terhadap sirkuit MotoGP menjadi poin positif bagi NTB. ”Dengan adanya sirkuit ini, peminat yang ingin menanamkan investasinya pasti sangat banyak. Apalagi potensi kawasan ini sangat baik,” ujarnya berkeyakinan.

Kendati tak membuka data, dia menegaskan optimismenya. Gita percaya investor akan terus berdatangan karena MotoGP efek. ”Ini momentum yang baik untuk NTB, apalagi Moto GP bukan sekedar pertandingan. Jadi ada peluang bisnis yang akan menyertai NTB,” tuturnya.

Meskipun pembangunan sirkuit akan dimulai pada Oktober mendatang, Gita mencatat mulai ada pergerakan bisnis. ”Orang-orang sudah mulai ambil ancang-ancang untuk menanamkan investasinya di sekitar sirkuit,” tutupnya.

Apa yang diatakan Gita, diamini Lombok Taksi. Perusahaan yang bernaung dalam Blue Bird Taksi ini menegaskan ingin ambil bagian. Sebagai perusahaan yang sudah lama bermain di Lombok, mereka tak ingin hanya menjadi penonton. Bahkan ancangancang itu mulai dilakukan sejak kini. ”Kita ingin berpartisipasi lebih banyak, bukan hanya taksi saja. Kami akan mengembangkan rent car hingga bus pariwisata sesuai kebutuhan di sana,” kata Direktur PT Blue Bird Tbk Andrianto Djokosoetono.

Nantinya, Blue Bird akan mempersiapkan teknologi layanan yang lebih baik untuk mendukung perhelatan akbar tersebut. Khususnya dalam pelayanan melalui aplikasi. ”NTB akan semakin maju,” tandasnya. (tea/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks