alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

PT Asuransi Askrida Syariah Bidik Asuransi Travel Umrah

MATARAM-Tingginya potensi keberangkatan umrah di NTB di tanggapi positif oleh PT Asuransi Askrida Syariah. Kini mereka membidik bisnis asuransi travel syariah melalui produk Umrah Askrida Syariah. ”Kami lihat, perjalanan Umrah punya tren yang tinggi,” kata Kepala Cabang PT Asuransi Askrida Syariah Kantor Cabang Mataram Tomi F Rogi, kemarin (4/3).

Perjalanan umrah juga kerap dijadikan sebagai wisatawa religi oleh Umat Muslim. Hal itu dibuktikan dengan tingginya jumlah jamaah yang didominasi oleh generasi milenial. ”Potensi umrah ini akan terus meningkat, mengingat daftar tunggu haji yang sangat lama,” tutur pria yang baru saja menjabat sebagai Kacab Askrida Syariah tersebut.

Nantinya, Askrida Syariah akan menggandeng sejumlah asosiasi travel umrah. ”Mereka harus punya validasi yang terpercaya, dan terdaftar di asosiasi. Ini kami lakukan guna memberi kenyamanan bagi para nasabah-nasabah kami,” tuturnya terkait pihak yang digandeng.

Selain travel umrah dan haji, Askrida Syariah akan bekerjasama dengan beberapa bank syariah. ”Untuk pembiayaan, kami fokus di Bank NTB Syariah dulu,” ujarnya namun tidak menutup kemungkinan untuk bergerak di bank-bank syariah lainnya.

Produk umrah Askrida Syariah lanjutnya, hadir untuk menjamin asuransi para nasabah ketika beribadah. Seperti menjamin nasabah yang mengalami kecelakaan, kematian, ketinggalan bagasi, hingga kehilangan oleh-oleh. ”Kami ingin memudahkan para nasabah, bukan malah memberatkan mereka. Untuk premi ada yang mulai dari Rp 100 ribu (selama perjalanan, sedangkan untuk yang meninggal dunia kami akan memberikan Rp 100 juta,” jawab dia.

Rencananya produk diluncurkan pada kuartal kedua di 2019. ”Saat ini, kami dalam tahap identifikasi,” tandasnya. (tea/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks