alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Jaring Wisatawan Nusantara, Asita NTB Siapkan Aneka Diskon

MATARAM–Wisatawan nusantara diyakini akan mendapat angin segar 2021 mendatang. Ada stimulus program reaktivasi yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui para pelaku usaha perjalanan wisata.

Ada diskon paket wisata 50 persen per Nomor Induk Kependudukan (NIK). Setiap orang akan mendapatkan subsidi Rp 2,35 juta per NIK. Penggelontorannya akan dilakukan bersamaan dengan pendistribusian vaksin Covid-19. ”Kemungkinan pada pertengahan November atau Desember,” kata Dewantoro Umbu Joka, ketua Association of the Indonesian Tours and Travel (Asita) NTB  terpilih periode 2020-2025, Rabu (4/11/2020).

Secara rinci dijelaskan, diskon paket wisata bisa diakses melalui platform online anggota Asita. Penyaluran subsidi melalui bank yang tergabung Himbara.

Asita NTB tak hanya mengandalkan program reaktivasi untuk merangsang wisatawan berkunjung ke Lombok. Pihaknya juga akan tetap memberlakukan potongan harga untuk paket wisata selama tiga hari dua malam. Sudah termasuk akomodasi dan kunjungan ke destinasi wisata. Sehingga potongan harga yang diterima wisatawan domestik ke pulau seribu masjid ini menjadi dua kali lipat.

”Dengan begini akhirnya ekonomi pariwisata bisa menggeliat. Apalagi pasar domestik kita sebenarnya besar sekali,” katanya.

Selain itu, Asita juga berencana mengajukan paket wisata murah lainnya bagi wisatawan domestik. Ini akan disubsidi dan didukung penuh oleh pemerintah daerah. ”Pemda pun sudah mendorong agar Asita membuat paket wisata murah. Dan kami akan melakukannya dalam waktu dekat,” ujarnya yakin.

Di saat bersamaan, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) juga sedang menunggu proses pencairan dana hibah pariwisata dari Kemenparekraf. Penerima berdasarkan data realisasi PHPR (Pajak Hotel dan Pajak Restoran) 2019 di pemerintah daerah.

”Info yang diterima, paling lambat pencairan pada 5 Desember mendatang,” kata Ketua PHRI NTB Ni Ketut Wolini. (eka/r9)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks