alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Harpelnas, BNI Ajak Nasabah Rasakan Digital Experience

PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI Kantor Cabang Mataram turut memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2019. Dengan menawarkan produk inovatif terbaru BNI yang berbasiskan digital services. ”Nasabah yang datang ke pelayanan bank bertepatan dengan hari pelanggan ini, mendapat kesempatan untuk menjajal digital semua layanan BNI,” Pimpinan Cabang BNI KCU Mataram Muh Musafak pada Lombok Post, Rabu (4/9).

Pada kegiatan ini, BNI mengajak nasabah merasakan Digital Experience. Digital banking experience, antara lain aplikasi LinkAja atau fasilitas transaksi berbasis QR Code yang berfungsi sebagai dompet digital. Ada juga uang elektronik, Poin Plus, Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI, dan lainnya. Linkaja merupakan dompet digital yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN), termasuk BNI yang tergabung pada Himbara. Memanfaatkan digital dalam bertransaksi itu tidak saja cepat dan mudah, tapi juga aman. ”Nasabah kita ajak bertransaksi secara digital, dari sini nasabah akan makin paham,” jelasnya.

BNI juga mengajak para nasabah dan masyarakat yang menggunakan layanan digital BNI untuk senantiasa bijaksana dalam bertransaksi keuangan. Keamanan finansial sangat penting mengingat informasi produk dan layanan perbankan semakin saling terhubung satu sama lain, dengan dukungan teknologi. BNI menyediakan produk untuk memudahkan transaksi keuangan, dan berupaya memenuhi kebutuhan para pengguna layanan perbankan melalui pelayanan. ”Keamanan transaksi harus didukung oleh nasabah, dengan tidak memberikan kode transaksi apapun kepada orang lain. Intinya menjaga kerahasiaan selama transaksi,” tambahnya.

Menurutnya kegiatan Harpelnas 2019 sebagai momentum untuk mendekatkan produk perbankan kepada para pelanggan. Termasuk juga BNI akan lebih dekat kepada nasabahnya di hari spesial pelanggan ini. ”BNI berupaya selalu hadir untuk kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (nur)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks