alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Vaksin Datang, Pengusaha Senang

MATARAM-Vaksinasi Covid-19 di NTB segera dimulai 14 Januari mendatang. Ini diharapkan bisa memutus penyebaran Virus Korona, yang secara tak langsung mempercepat pemulihan ekonomi.

Bagi kalangan pengusaha, kehadiran vaksin sangat dinantikan. Vaksinasi yang segera dilaksanakan membuncahkan harapan. ”Kalau vaksin bisa menekan penyebaran Covid-19, maka dunia usaha juga otomatis segera bangkit,” ujar Ni Ketut Wolini, ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB, kepada Lombok Post, kemarin (6/1).

Ia mengapresiasi pemerintah yang telah berupaya mendatangkan vaksin. Selain pengusaha, hal ini juga dapat mendorong optimisme konsumen, kembali bertransaksi.

”Meski ada vaksin, bukan berarti segala hal langsung normal kembali. Pasti ada tahapan-tahapan yang harus dilalui sebelumnya,” katanya mengingatkan.

Baca Juga :  Jangan Mudah Tergiur Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

Disaat bersamaan, dia mendorong pengusaha membenahi beragam persoalan demi meningkatkan kualitas. Sehingga momen normal nanti, pelayanan dan produk usaha mereka bisa hadir dengan maksimal dan memberikan kepuasan.

”Tak hanya kalangan pengusaha pariwisata saja. Tapi seluruh sektor usaha,” ujarnya.

Dewantoro Umbu Joka, ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) berharap,  prioritas vaksinasi juga diberikan pada kalangan pelaku usaha. Khususnya sektor pariwisata. Hal ini sebagai upaya mendukung upaya pemerintah menghidupkan kembali sektor pariwisata. Terlebih NTB sendiri menyandang gelar sebagai destinasi super prioritas nasional.

”Karena pelaku usaha pariwisata berinteraksi langsung dengan wisatawan. Bagaimana bisa melayani jika mereka belum aman,” sarannya.

Pemerintah juga diminta konsisten memberikan edukasi soal pengadaan vaksin. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat mau berpartisipasi dalam melakukan vaksinasi Covid-19. ”Supaya pandemi juga bisa segera selesai,” katanya.

Baca Juga :  Perubahan Perilaku Berbelanja Sebabkan Pasar Modern Bertumbangan

Pengamat Ekonomi Firmansyah menilai, pemulihan ekonomi sangat bergantung penanganan pandemi. Ia juga percaya vaksinasi mampu mendorong pemulihan daya beli masyarakat.

”Kata kunci untuk menggairahkan ekonomi ya penanggulangan virus ini. Jika vaksinnya terbukti efektif, maka kondisi aktivitas ekonomi bisa seperti air bah yang meluap yang akan memicu pertumbuhan yang sangat tinggi,” papar Firman. (eka/r9)

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/