alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Iwapi NTB Hajatkan ITF 2020 untuk Bantu UMKM Lokal

MATARAM–Iwapi Trade Fair (ITF) 2020 yang dihelat di Lombok Epicentrum Mall 5-6 September, mampu menarik animo masyarakat. Tetap mematuhi protokol kesehatan, kegiatan ini menjadi acara pertama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) NTB dalam momen adaptasi kebiasaan baru.

”Tamu undangan dibatasi 50 orang. Kegiatan ini didampingi Ketua Satgas Covid serta Sekda NTB,” kata Baiq Diyah Ratu Ganefi, ketua DPD Iwapi NTB dalam sambutannya, terkait upaya menangkal penyebaran Korona.

Kegiatan diikuti 71 tenant. Dari jumlah itu 90 persen berasal dari UMKM NTB. Beberapa kategori diantaranya fashion, perhiasan, kuliner, umrah dan haji, serta perbankan. ITF juga mengadakan talkshow Bank BRI, Joli Sourire, dan talkshow kecantikan bersama Miracle Lombok.

Termasuk business talk menghadirkan Maya Cado dengan Polda NTB, serta Indah Purwanti bersama Hemas Tirta.

Malam puncak diisi dengan launching UMKM binaan Iwapi NTB, Fashion Show QV Simplicity, dan Ratu Emas Gallery. Ada juga make up class bersama Debby Thoriq. Terakhir, closing ceremony yang diisi fashion show Roro Lombok, pengumuman ITF Award, stand terbaik, pemenang lomba hias masker Bank BRI, dan pemenang lomba Tik-Tok for Business.

”Seluruh rangkaian kegiatan yang dihadirkan diharapkan bisa meningkatkan branding seluruh usaha yang ada di Lombok. Terpenting, penjualan dan ekonomi pelaku UMKM bisa meningkat agar para pengusaha Lombok semakin maju dan tetap optimis dalam berbisnis,” kata Indah Purwanti, ketua Panitia ITF 2020.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang UMKM, Koperasi dan Industri Kreatiif Anas Amrullah turut hadir dalam pembukaan ITF 2020. Menurutnya, kehadiran UMKM NTB penting sebagai penopang ekonomi selama pandemi.  ”Inilah cara kita untuk mempertahankan ekonomi. Kuncinya tetap menjalankan usaha, dengan Nurut Tatanan Baru,” ujar Anas.

Dikatakan salah satu perwakilan tenants Esco Lombok & Food Delicious, pihaknya senang dapat berpartisipasi. ”Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pengusaha karena bisa mempromosikan sekaligus mengajak masyarakat untuk membeli. Selain itu, masyarakat juga menjadi tahu ada usaha apa saja di Lombok. Jadi, masyarakat tidak perlu bingung saat ingin berbelanja,” kata Wirda.

Tak mau ketinggalan, pemilik  tetant Yulinda Ethnic juga gencar mempromosikan usahanya selama acara berlangsung. Menurutnya, pandemi bukan alasan untuk tidak mempertahankan bisnis. ”Kami berusaha untuk tetap bertahan,” kata Yulinda. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks