alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Wisata Menara Eiffel Lotim, Sebulan Hasilkan PAD Hingga Rp 40 Juta

SELONG–Desa Seruni Mumbul, Pringgabaya, Lombok Timur memiliki destinasi wisata buatan bernama Denda Seruni. Tempat yang sejuk nan cantik ini awalnya adalah rawa-rawa yang kotor dan kumuh.

Kini disulap menjadi tempat yang tak hanya cantik, namun juga memiliki beragam wahana menarik. Dengan segudang daya tarik inilah, wisata air Denda Seruni mampu memberikan kontribusi ke Pendapatan Asli Desa (PAD) Rp 30.000.000 hingga Rp 40.000.000 per bulan.

”Wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Mandiri Desa Seruni Mumbul sejak Juni 2019. Tujuannya, agar perekonomian masyarakat setempat bisa berjalan sekaligus mengurangi penganggguran,” kata Tajuddin, kepala Desa Seruni Mumbul, kepada Lombok Post, Minggu (6/9/2020).

Pembuatan destinasi ini direplikasi dari Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Setelah rapat antara LKMD, BPD, masyarakat,dan  tokoh pemuda akhirnya mereka sepakat untuk membuatnya. Modal Rp 649 juta diambil dari dana desa. Meski ditolak beberapa warga, ia berhasil meyakinkan bahwa keputusan ini bisa mendorong desa untuk lebih mandiri.

Terbukti, Denda Seruni bisa menjadi penopang ekonomi desa pasca terdampak Korona. ”Destinasi ini sempat tutup selama Korona. Di masa new normal, pendapatan dari Denda Seruni ternyata tetap mampu meraup Rp 16 juta pada Bulan Juli, dan Rp 25 juta saat Agustus,” katanya.

Destinasi Denda Seruni juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seluruh pendapatan yang diperoleh, bisa dialokasikan untuk menyekolahkan dan memfasilitasi anak kurang mampu. Serta beragam kegiatan masyarakat dan sosial lainnya.

Pemkab setempat juga telah mendukung dengan memberikan tambahan fasilitas, berupa pembangunan musala dan bibit ikan. Tak ingin membuang kesempatan, pihak desa ingin mengembangkan lokasi tersebut dengan aneka destinasi baru. Sisa lahan mangrove akan dijadikan villa terapung. Dari sini, kesempatan kerja terbuka lebar bagi warga desa sebagai pramuwisata.

”Kami mencari kapal-kapal rusak untuk dipermak dijadikan penginapan terapung. Kebudayaan dan kuliner lokal bisa ditunjukkan oleh warga desa layaknya yang ada di Desa Sade, Lombok Tengah. Wisatawan bisa memacing ikan, menangkap keong dan aneka kegiatan lainnya,” jelasnya.

Di lokasi seluas 1,5 hektare ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan rawa yang asri. Pihaknya menyediakan perahu, speedboat, sepeda air, bebek kayuh untuk berkeliling sepuasnya. Ada puluhan spot foto, rumah pohon, dan beberapa pedagang kuliner. Terbaru, ada Menara Eiffel yang terbuat dari bambu.

Harga tiket masuk hanya Rp 5.000 bagi orang dewasa, dan gratis bagi anak-anak. ”Hari biasa ada 60 kunjungan. Akhir pekan bisa 300-400an pengunjung,” jelas Rahmat, salah satu anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus pengelola Denda Seruni.

Menurut Rahmat, meski sempat terdampak Korona, tak butuh waktu terlalu lama untuk memulihkannya. ”Selama Korona, beberapa wahana alami kerusakan. Anggaran sisa PAD kami gunakan untuk memperbaiki sehingga bisa segera beroperasi. Kini, roda ekonomi desa bisa kembali berjalan berkat tempat ini,” jelasnya. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks