alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Jamkrida Hadir Lebih Modern

MATARAM-Lembaga Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) NTB Bersaing terus berinovasi. Salah satunya, melalui sistem penjaminan berbasis teknologi informasi (IT). ”Kami hadir untuk memberikan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya,” kata Direktur Utama PT Jamkrida NTB Bersaing Indra Manthica saat ditemui di ruangannya, kemarin (8/3).

Dengan kehadiran sistem IT tersebut, Indra optimis proses penjaminan kredit nasabah semakin membaik. Apalagi, sistem terbaru ini digadang-gadang lebih cepat. ”Klaim bisa kami cairkan dengan cepat, sesuai yang diharapkan OJK,” tutur dia.

Sebelumnya, PT Jamkrida NTB Bersaing telah melakukan uji coba sistem IT ini kepada delapan bank perkreditan rakyat (BPR). “Alhamdulillah, uji coba tersebut lancar. Setelah ini kami akan melakukan hal yang sama kepada BPR-BPR non pemda, dan kami optimis akan kembali berhasil,” ujar dia.

Keberhasilan sistem teranyar milik Jamkrida ini dinilai Indra sebagai batu loncatan terbaik. Dengannya layanan yang diberikan Jamkrida terbilang cepat, update, dan mudah. ”Melalui sistem ini, Jamkrida berharap bisa menjalin dukungan bisnis yang lebih baik. Sehingga saling menguntungkan,” katanya.

Jamkrida juga berharap sistem IT ini bisa membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM) secara merata. ”Kami ingin, Jamkrida bisa merata, menyebar, dan terpenting bisa dirasakan oleh masyarakat NTB,” tandasnya. (tea/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks